Jangan hitung-hitungan dalam bersedekah

Dikala ada keinginan hati untuk bersedekah atau berzakat segera laksanakan, bila diri sampai menimbang-nimbang, apalagi menghitung hitung, dikuatirkan muncul rasa sayang kita, sehingga menjadi urung sedekah dilakukan.

Hitung-hitungan dalam bersedekah muncul dari hati yang sangat mencintai harta. Dirinya menjadi tidak rela setelah harta yang sudah jatuh nisabnya diketahui jumlahnya banyak.  Bila dalam diri memiliki sifat demikian adanya baiknya menyegerakan bersedekah. Salah satu cara mengeluarkan harta selain sedekah adalah berzakat.

Beberapa ulama membolehkan zakat disegerakan tidak perlu menunggu setahun, misalnya setiap bulan. Bila dilakukan setiap bulan misalnya dengan langsung memotong zakatnya dikala menerima gaji atau penghasilan, niscaya jumlahnya tidak seberapa besar dan hatipun lebih lapang untuk mengeluarkannya.

Beberapa ulama memang menegaskan bahwa zakat itu memiliki nisab dan yang baik adalah setahun sekali, misalnya di bulan Ramadhan. Masalahnya ya seperti diatas Bila zakat dibayarkan setahun sekali sudah tentu jumlah yang dikeluarkan akan besar sekali, sehingga diri kerap hitung-hitungan, apalagi saat bersamaan muncul kebutuhan lain. Bila demikian zakat memang tetap dibayarkan, namun bisa jadi jumlahnya cenderung dikurangi.

Jadi Allah tidak menyukai orang yang hitung-hitung terhadap rezeki yang Allah berikan kepadanya. Dalam hal bersedekah bila diri suka menghitung-hitung atau perhitungan, maka Allah akan membuat perhitungan kepada diri. Sebaliknya bila diri tidak hitung-hitungan maka Allah akan melewatkan diri tanpa perhitunganNya kelak, Amin YRA

Satu hal yang sering menimbulkan kekuatiran adalah  apakah yang diberi sedekah itu adalah orang yang benar benar butuh, tulus atau hanya memanfaatkan diri kita sehingga menjadikan diri kita iba. Dalam kaitan ini. Tuhan meyakinkan bahwa dikala seseorang bersedekah, pahalanya akan langsung dan cepat dicatat sebagai satu kebaikan, sebelum sedekah itu sampai ketangan yang menerima.

Dengan demikian tidaklah perlu kuatir dengan niat yang menerima apakah benar-benar butuh, apakah tulus atau tidak, itu bukan urusan kita, namun sudah menjadi urusan dirinya dengan Tuhan. Yang penting kebaikan sedekah telah dicatat Allah.

Wallahu a’lam

One thought on “Jangan hitung-hitungan dalam bersedekah

  1. wawan824

    Peluang Bisnis Dahsyat Yusuf Mansur. “Orang islam harus KAYA”
    dan “Beli Kembali Aset Indonesia” dengan INDONESIA BERJAMAAH
    Segera Amankan Posisi Anda, Segera JOIN bersama
    Komunitas VSI , bisnis terbaru Ustadz Yusuf Mansur
    Dengan Produk V-pay ( Virtual Payment ) Anda akan
    dimudahkan dalam hal urusan pembayaran listrik,
    telpon, pulsa, PDAM, TV Berbayar, Internet, Asuransi,
    Kartu Kredit dan lain-lain. Transaksi dapat dilakukan
    melalui Website, SMS, Android, BlackBerry, iPhone dan YM.
    Penasaran Dengan Bisnis Ustd. Yusuf Mansur ini Kunjungi Website: KLIK DISINI

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s