Al Quran tidak teratur dan ayatnya berulang-ulang

Al-Quran3

Firman Allah : “Dan demikianlah Kami menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab, dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali, di dalamnya sebahagian dari ancaman, agar mereka bertakwa atau (agar) Al-Quran itu menimbulkan pengajaran bagi mereka” (QS. Thaahaa: 113).

Al Quran sering dituduhkan sebagai kitab yang tidak teratur, tidak seperti otobiografi dan tidak disusun sesuai dengan surat urutan turunnya wahyu. Sebagai Muslim kita harus yakin bahwa Kitab yang sekarang ini adalah sudah sesuai termasuk sistematika dan metodologinya. 

Bukti sudah jelas, kalau kitab manakah di muka bumi ini yang memiliki banyak penghafal (hafidz) di muka bumi ini?. Hubungan ayat-ayatnya terlihat mudah dan  sangat logis karena saling berkaitan satu sama lainnya.

Dengan demikian kita yakin pasti ada hikmahnya  mengapa  Al Quran sering kita jumpai ayatnya yang muncul berulang-ulang didalam beberapa surat. Ditinjau dari segi bahasa (etimologi), Alquran berasal dari bahasa Arab yang berarti bacaan atau sesuatu yang dibaca berulang-ulang.

Allah menyampaikan hal pengulangan ayat-ayatnya dengan beberapa maksud sebagai berikut:

  1. Pengulangan adalah sebagai bentuk penekanan terutama untuk ayat-ayat yang mengajak kepada ketaatan dan ancaman bagi yang ingkar, ayat ayat mengenai kisah-kisah dan berbagai perumpamaan agar manusia cepat paham. Beberapa ayat menjelaskan hal ini seperti dalam Azzumar :23 [1] dan Al Isra : 41 [2] dan 89  [3]
  2. Pengulangan ayat-ayat terjadi di  banyak surat dan itu menjadikan Alquran  indah saat dibaca, terutama dalam surat berayat pendeknya seperti dalam surat Arrahman,[4] Alkafirun [5] dan Al Insyiroh.[6]
  3. Nabi Saw juga menganjurkan untuk membaca surat atau ayat berulang-ulang sehingga dapat menjadi paham sebagaimana disampaikan oleh Muhammad bin Kaab : Aku membaca idza zul zilat dan Alqoriah dengan mengulang-ulang dan memikirkannya adalah lebih kusukai daripada membaca semalam seluruh al Quran dengan cepat (HR Ibnu Syaibah)

Beberapa makna terkait pengulangan ayat adalah :

  • Maksud pengulangan tidak lain adalah agar orang  menjadi cepat faham dan senantiasa diingatkan buat kemanfaatan diri. Dalam membaca pengulangan itu hendaknya mengkhususkan untuk menangkap tujuan bahwa  perintah itu sesungguhnya buat dirinya, Jika mendengar ancaman dan janji bahwa itu untuk dirinya. Bila ada kisah-kisah nabi itupun bukan dongeng tetapi harus diambil sebagai pelajaran buat dirinya.(Iman Al Gazali dalam adab membaca Al Quran secara batin).
  • Sebagai cerminan sangat  mengertinya Tuhan sebagai dengan sifat maha santun dan lembutnya terhadap ciptaannya yaitu manusia yang bersifat mudah lupa.Kita harus mengulangnya berulang-kali agar paham dan yakin akan kebenaran tersebut. Al Fatihah kita ulangi minimal 17 kali setiap hari. Adakah kita sudah paham dan mengamalkan isinya?.
  • Seperti halnya kebenaran, suatu kebohongan juga demikian, jika terus diucapkan berulang kali sebanyak dan sesering mungkin, masyarakat tentu mengiranyaya sebagai kebenaran, sehingga anggapan api dapat menjadi air, begitupula sebaliknya. Perumpamaan lain adalah air yang mengucur kebatu. air tidaklah lebih keras dari batu, namun bila air itu menetes berulang kali, maka sekeras apapun batu akan hancur juga.
  • Kelemahan manusia itu sendiri, manusia menjadi mudah lupa jika hanya mendengar, namun manusia menjadi mudah  mengingat kalo dengan tulisan atau berusaha untuk menulisnya. Manusia juga mudah faham dalam hatinya bila ayat2 itu telah dihafal  dan diamalkan secara berulang-ulang.
  • Bila diulang-ulang maka bacaan Al Quran akan membekas dan ayat-ayatnya menjadi semakin tertanam di hati. Hafalan ayat Al Quran yang disertai makna / pemahamannya akan melahirkan ilmu dan bila dengan diamalkan akan melahirkan makrifat kepada Allah yang membawa ketenangan dan ketentraman jiwa.

Wallahu a’lam

  1. Firman Allah : Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun. (Azzumar : 23).
  2. Firman Allah : Dan sesungguhnya dalam Al Quran ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). (Al Isra : 41)
  3. Firman Allah : Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Quran ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari(nya).(Al Isra 89).
  4. Surat Arrahman, dimana Allah terus mengingatkan manusia untuk tidak mendustakan nikmatNya dalam Firman Allah : Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?.
  5. Surat Al kafirun dengan 3 ayatnya diulang-ulang menanyakan soal Tuhan mana yang disembah: Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
  6. Surat Al Insyiroh: Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s