Kondisi umat Muhammad Saw pada akhir zaman

Tahukah kamu iman orang menakjubkan?, bukanlah iman yang dimiliki malaikat, nabi, para rasul, bukan pula para sahabat. Iman yang menakjubkan adalah iman umat Islam sepeninggal Muhammad saw. apa alasannya ada dalam 2 hadis di bawah ini:

Sabda Nabi Muhammad SAW:

“Bukan malaikat karena ia selalu disisi Allah menjalankan perintahNya, bukan pula Rasul karena selalu ada Jibril dengan wahyu2Nya, bukan pula Sahabat karena mereka mengetahui mujizatku dan selalu mendapat kabar mengenai wahyu dariku, bukan itu semua. Lalu bertanyalah sahabat:  “Kalau begitu siapakah ya Rasul? . Rasul menjawab : ” iman yang menabjubkan adalah orang-orang  sesudahku, mereka beriman tanpa melihatku dan mereka adalah umatku (Hadist Ibnu Abbas).

Sabda Muhammad :

Walaupun umat sesudahku ini tidak pernah melihatku, bersimpuh bersama mendengar nasehatku, cinta dan kerinduan mereka kepada ku adalah sebenar-benarnya kerinduan dan cinta.

Nabi saw juga memberikan kabar gembira untuk umat sepeninggalnya ini dengan memberikan pahala berlipat dimana 1 amal yang dilakukan umat itu setara dengan amal 50 orang pada masa beliau. Itulah bentuk penghargaan yang luar biasa nabi Saw kepada umat sepeninggalnya.

Sabda Nabi :

Sesungguhnya dibelakang kalian ada hari-hari yang memerlukan kesabaran. Kesabaran pada masa itu bagaikan memegang bara api. Bagi orang yang mengerjakan amalan pada saat itu akan mendapat pahala 50 orang yang mengerjakan semisal amalan itu. Ada yang berkata: Ya Rasul, apakah itu pahala 50 kali diantara mereka? Nabi Saw menjawab :bahkan 50 orang diantara kalian (para sahabat).

Rasulullah Saw sudah memprediksi keadaan kedepan dari umatnya serupa itu terkait beratnya tantangan umat Islam diakhir zaman sepeninggal beliau. Banyak umat Islam yang terlena dan larut dengan kesenangan dunia.

Orang beriman akan merasakan pergaulan hidup pada masa itu menjadikannya asing. Karena itu ganjaran yang besar dijanjikan kepada umat Islam yang dapat melalui akhir zaman yang mampu memalingkan diri dari kebodohan dan kejahilan yang terjadi di muka bumi.

Sabda Nabi : Sungguh agama Islam lahir dalam keadaan terasing dan ia bakal kembali dalam keadaan terasing pula maka beruntunglah bagi yang terasing yaitu meraka yang menegakkan sunahku yang telah terobrak abrik manusia sesudahku. dan

sabda Nabi : Siapa yang berpegang teguh pada tindak / sunahku ketika umatku berantakan tiada menentu maka baginya 100 orang yang mati syahid (HR Ibnu Abbas)

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s