Iblis, Setan dan Jin dalam Al Quran

mengenai-jin-syaitan-iblis

Iblis, Setan dan Jin adalah kelompok Azazil yang bertugas memperdaya manusia dengan aneka kelezatan dan kenikmatan dunia. Ketiganya adalah makhluk Tuhan yang taat menjaga komitmennya untuk menggoda manusia. Azazil berkomunikasi dengan manusia dengan perantaraan nafsu. Nafsulah yang membawa mereka masuk kedalam jiwa (hati)  manusia.

Tuhan telah menjamin bahwa manusia terhalang dari melihat mereka.Firman Allah :

  “Sesungguhnya ia (iblis) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu di suatu keadaan yang kamu tidak bisa melihat mereka.” (Al araf 27). Karena itu, menjadi tidak terbayang bila kita dapat melihatnya, tidak terlihat saja kita sudah tergoda dan susah menangkalnya apalagi dengan melihat.

Ketiga makhluk ini mempunya kemampuan untuk berubah wujud, bisa antar ketiganya dari wujud yang menyeramkan hingga wujud yang  indah-indah melenakan dan bahkan bisa menyerupai manusia untuk mencapai tujuan memperdaya manusia sesuai Firman Allah:

(setan yang membisikkan itu) dari golongan jin dan manusia”.(QS Annas :6)

Untuk dapat memahami azazil ini, dapat kita ketahui dari keahlian dan sifat dari ketiganya. Sifat Iblis adalah takabur/sombong karena terbuat dari api sehingga tidak mau menyembah manusia seperti yang diperintahkan. Firman Allah :

Ingatlah ketika Kami berkata kepada para maialakat, ‘Sujudlah kallian kepada Adam!’ maka mereka semua-pun sujud kecuali Iblis . Dia dari golongan jin dan membangkang dari perintah Allah.” (QS. Al-Kahfi: 46).

Sifat Setan adalah melenakan manusia agar serakah dengan yang diperoleh. Nabi Adam terkena sifat rakus ini, dimana ia dan istrinya telah  dicukupkan Allah apapun disurga namun masih tergoda untuk memakan buah khuldi sehingga keduanya diharuskan meninggalkan syurga.

Sementara Jin adalah menggoda manusia pada hal-hal terkait keindahan yang juga dapat melenakan manusia. Berbeda dengan Iblis dan Setan, Jin sama dengan manusia yaitu  sama sama  diperintahkan Tuhan bersama manusia untuk beribadah  dan sama sama memiliki akal dan pikiran, karena itu ada yang kafir dan ada yang shaleh. Firman Allah

Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang shaleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.(QS al-Jin :11).

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s