index3

Kebenaran itu datangnya dari siapa saja, termasuk dari Dalai lama pada saat menerangkan bagaimana itu manusia.

Manusia banyak mengorbankan kesehatannya dalam mengumpulkan hartanya…kemudian manusia mengorbankan hartanya hanya untuk mendapatkan kesehatannya. Manusia terlalu kuatir dengan yang terjadi kedepan sehingga tidak dapat menikmati hidupnya di hari sekarang….mereka juga hidup sekan-akan tidak pernah mati dan kemudian mereka mati seolah-olah tidak pernah hidup. “

Senada dengan itu dalam Islam dapat merujuk pada Hadis. Sabda Nabi :

Bekerjalah engkau untuk kepentingan duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya, dan bekerjalah engkau untuk kepentingan akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok’’.(dari sahabat Abdullah bin Amr bin al-Ash RA)

Wallahu a’lam

Advertisements