Makna tidak ada paksaan dalam agama

tidak-ada-paksaan-dalam-agama-laa-ikra-ha-fiddiin-syariat-islam-warta-ahmadiyah

Sesungguhnya mudah saja bagi Tuhan untuk menjadikan semua manusia itu beriman kepadaNya. Bila semua beriman juga tidak manambah kebesaran Tuhan yang memang sudah mutlak kekuasaannya. Bila semua tidak berimanpun juga hal itu tidak dapat memberikan mudharat bagi Allah SWT.

Perbedaan dan aneka ragam Mahkluk sebagai anugerah dan keniscayaan

Faktanya memang ada orang yang beriman dan tiada beriman dan orang yang mengaku-ngaku beriman, ada yang baik ada yang jahat dan ada yang pura-pura baik semua ada sebagai realitas kehidupan.

Adanya yang baik  dan buruk memperjelas fungsi Alquran sebagai al Furqan yaitu fungsi pembeda dalam melihat yang haq dan batil bagi orang yang berakal dan mau berpikir.

Dari gambaran besarnya rahmat Allah dalam melihat perbedaan dan keanekaragaman mahklukNya, adalah wujud Rahman an RahimNya. Karena itu dalam melihat keadaan ada yang beriman atau tidak beriman, ada yang berislam dan tidak berislam hendaknya disikapi wajar dan proporsional dengan mengacu itu juga sebagai ketetapan Allah.

Paksaan dalam agama menjadi tindakan absurd

Dengan demikian menjadi tidak bijaksana bila ada upaya untuk memaksakan dalam beragama, apalagi untuk mengislamkan seseorang. Yang ada dalam Firman Allah hanyalah menyampaikan, sebagaimana firmanNya:

Firman Allah: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat…… .(albaqarah 256) dan Firman Tuhan lainnya : “Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. ……

Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi:

“Apakah kamu (mau) masuk Islam”. Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Ali Imran 19-20)

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s