yasmin

Di kisahkan seseorang pendosa menemui Rasululullah. Dia berkata” Ya rasulullullah saya sudah bermaksiat kepada Allah, tetapi saya malu untuk mengakuinya.

Rasulullulah Saw menjawab: ” Bagaimana kamu malu kepadaku sementara Allah Tuhan kamu yang maha melihat justru kamu tidak malu untuk melakukan dosa, karena itu pergi dan menyingkirlah kamu”. Mendengar itu, pendosa itu lalu pergi dengan kecewa dan merana hatinya.

Pada saat itu Jibril kemudian menegur Muhammad SAW, lantas menanyakan: “Kenapa Ya Rasul, kamu membuat orang berdosa itu menjadi putus asa, padahal orang itu memiliki pelebur dosa”. Rasululullah kemudian bertanya ” Apakah itu ya Jibril?”.

Malaikat berkata: ” orang pendosa itu memiliki anak yang sangat dikasihinya, setiap pulang dia selalu membawa sesuatu yang disukai si anak, sehingga sianak selalu gembira. Kegembiraan anak itulah sesungguhnya jadi pelebur dan penyelamat dari neraka betapapun berat dosanya orang tsb.” Hadist ini terbukti sekarang bahwa kecintaan pada anak, ternyata dapat melembutkan hati orang yang jahat. (Kitab Usfuriyah)

Wallahu a’lam

Advertisements