Makna disiplin dalam menyampaikan Ilmu

Suasana-Mengajar-Pesantren

Pengertiannya disini adalah disiplin dalam menyampaikan ilmu agama, pemberi ilmu agar senantiasa bijak dan disiplin, bahwa tidak semua orang dengan rela dan senang hati menerima ilmu terkait agama. Beberapa yang harus dipatuhi adalah:

    • Berikanlah ilmu sesuai dengan kadar atau takaran pikiran dan akalnya, agar tidak menimbulkan salah penafsiran dan dapat melencengkan arti kebenaran dari ilmu itu sendiri. Bila ini terjadi maka akibatnya adalah diberikan kepada pemberi ilmu. Ibarat memberikan makanan, janganlah memberikan bubur  pedas kepada seorang bayi, tetapi berilah bubur yang lembut sehingga dia dapat mencernanya dengan baik.
    • Dalam memberi ilmu harus berpegang pada prinsip hanya menyampaikan bukan memaksakan ajaran kepada orang lain.
    • Dalam memberi ilmu hendaknya menghindari debat yang berkepanjangan, karena debat itu adalah perbuatan ahli kitab (Bani Israil).

Firman Allah : Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang (kebenaran) Al Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh (dari kebenaran).(Al Baqarah : 176)

Disiplin menyampaikan ilmu diajarkan Nabi Saw dan prinsipnya adalah merujuk pada Surat AtThalaq : 3 yang menyebutkan bahwa masing-masing individu memiliki kadar / kemampuan sendiri sendiri.

Kadar / kemampuan seseorang dalam menyerap ilmu dicontohkan dalam beberapa dialog antara Nabi Saw dan seseorang yang belajar agama Islam  seperti hadist dibawah ini:

Dalam hadist riwayat Thalhah bin Ubaidillah, dikatakan bahwa telah datang seseorang kepada Rasulullah menanyakan tentang Islam dan Nabi Saw menjawab: “Shalat lima waktu sehari semalam”. Apakah diwajibkan atasku yang lainnya? tanya orang itu, maka Nabi Saw menjawab : tidak, kecuali engkau dengan sukarela menambahnya.

“Juga puasa ramadhan”. Apakah diwajibkan atasku yang lainnya ?. Jawab Nabi Saw : Tidak, kecuali engkau dengan sukarela menambahnya. Dan Rasulullah menyebutkan kepadanya tentang zakat, dan ia bertanya : Apakah diwajibkan atasku yang lainnya? Jawab Nabi : Tidak kecuali engkau dengan sukarela menambahkannya.

Kemudian seseorang tersebut pergi sambil berkata : Demi Allah aku tidak akan melebihkan dari ini dan tidak akan mengurangi darinya. Berkata Rasulullah, Ia beruntung jika benar (HR Muslim)

Ilmu yang secara sembrono atau tidak disiplin diberikan tanpa melihat kemampuan yang menerima adalah termasuk pelecehan ilmu.  Ilmu ini akan bersemayam pada hati iman sehingga tidak dapat dipaksakan karena itu adalah hidayah Allah dan hak Allah kepada siapa yang dikehendakiNya ilmu itu diberikan.

Imam Maliki berkata :  Tidak pantas bagi orang yang berilmu untuk mengungkapkan ilmunya kepada orang yang tak mampu menangkap ilmunya, karena itu pelecehan terhadap ilmu.  Ilmu agama adalah perihal keyakinan sehingga tidaklah didasarkan pada banyaknya periwayatan tetapi ilmu adalah cahaya yang Allah letakkan dan hanya bersemayam didalam hati takwa dan khusyu’.

Disamping melihat kemampuan orang yang akan diajarkan, seorang pemberi ilmu juga harus disiplin untuk tidak langsung menyampaikan ilmu hingga benar-benar dikuasainya. Hal ini dicontohkan imam haromain (ulama Asy’ariyah-syafiiyah) guru daripada imam ghozali.

Beliau berkata: aku tidak berani membahas ilmu tauhid kecuali setelah aku menghafal 12.000 ribu pendapat imam abu bakr Al baqillani” pernah suatu ketika beliau mengajak imam ghozali ke sebuah kamar, di sana terdapat tumpukan kitab yang sampai ke atapnya, kemudian beliau berkata kepada imam ghozali muridnya itu” ya ghozali, demi Alloh, aku tidaklah di sebut sebagai seorang imam kecuali setelah aku menghafal kitab kitab yang ada di kamar ini”. [Al manhajus sawi]

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s