Makna masuk surga bukan karena amal tetapi karena rahmat

karena rahmat Allah

Al Quran secara jelas menyatakan bahwa amal perbuatan baik akan mengantar seseorang ke surga sebagaimana Firman Allah :

Masuklah kamu ke dalam surga disebabkan apa yang telah kamu kerjakan.” (An-Nahl:32) dan Itulah surga yang diwariskan kepadamu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan.” (Al-A’raaf:43)

Namun demikian ada hadist yang menyatakan bahwa masuknya sseseorang ke surga bukan karena amal, melainkan adalah adanya rahmat dan ampunan Allah. Hal ini sesuai Sabda Nabi Saw:

Amal saleh seseorang diantara kamu sekali-kali tidak dapat memasukkannya ke dalam surga.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Hai Rasulullah, tidak pula engkau?” Rasulullah menjawab, “Tidak pula aku kecuali bila Allah melimpahkan karunia dan rahmat-Nya kepadaku.” (Riwayat Muslim; )

Mengenai masalah ini, terjadi Ikhtilaf (perbedaan pendapat) di kalangan ulama disebabkan adanya dua dalil, yaitu Al-Qur’an dan Hadis yang secara sepintas kelihatannya bertentangan. Namun aslinya tidak dan itu perlu analisis yang mendalam. Terkait dengan itu ada pandangan beberapa ulama yang mengkompromikan pandangan itu :

 

1. Imam Ahmad Ash-Shawi Al-Maliki,

Dalam kitab tafsirnya Ash-Shawi; ketika mengompromikan kedua dalil tersebut, beliau berkata:  “Bahwasanya amal yang tersebut dalam ayat Al-Qur’an itu ialah amal yang disertai dengan fadhal (karunia Allah), sedangkan amal yang dimaksud dalam hadis Nabi itu ialah amal yang tidak disertai karunia Allah.”

 

2. Imam Muhyiddin An-Nawawi

dalam kitabnya Syarah Shahih Muslim; ketika mengompromikan kedua dalil tsbt diatas beliau menjelaskan: Dan seumpama keduanya dari beberapa ayat Al-Qur’an yang menunjukkan bahwasanya amal ibadah itu dapat memasukkan ke dalam surga, maka firman Allah itu tidak bertentangan dengan beberapa hadis ini.

Akan tetapi, ayat-ayat itu berarti bahwasanya masuknya seseorang ke dalam surga karena amal ibadahnya, kemudian mendapat taufik untuk melakukan amal ibadah itu dan mendapat hidayah untuk ikhlas dalam ibadah sehingga diterima di sisi Allah, adalah berkat rahmat Allah dan karunia-Nya.

 

3. Imam Ibn Athaillah

Dalam kitabnya Al Hikam menyatakan bahwa bagaimana seseorang dapat  menuntut ganjaran dari amal yang diperbuatnya kepada Allah,  sementara seseorang itu  tahu bahwa Tuhannyalah yang menyedekahkan amal itu kepadanya?. Lalu Bagaimana pula seseorang dapat menuntut ganjaran dari ketulusan yang dia berikan kepada Tuhannya, sementara seseorang itu tahu kalau ketulusan itu dihadiahkan oleh Tuhan kepada kita?.

Maknanya

Dengan demikian rasanya tidak pantas kalau seseorang meminta ganjaran amal yang diperbuat, karena amal yang diperbuat semuanya adalah karunia dari Allah yang memberikan kekuatan sehingga orang itu dapat beramal sholeh. Begitu juga dengan ketulusan, adanya adalah karena Allah jualah yang dengan karunianya menanamkan hal itu ke hati seseorang.

 

Allah menjanjikan bahwa rahmatNya  sebagian besar akan dilimpahkan nantinya diakhirat untuk semua hambanya yang beriman agar dapat memasuki surgaNya. Sabda Nabi :

Sesungguhnya rahmat Allah itu 100 bagian, 1 bagian diturunkan ke bumi, maka dengan 1 rahmat itu jin, manusia, binatang  dan serangga dapat berbelaskasihan dan sayang menyayangi sehingga burung dan binatang buas sayang pada anaknya, dan menunda yang 99 yang akan dituangkan pada hambaNya yang beriman pada hari kiamat” (HR Bukhari Muslim)

 

Secara faktual, bila diamati bahwa makna semuanya itu adalah merujuk pada sikap kehati2an terkait banyak hamba yang tergelincir karena amal sholeh melalui kecenderungan pamer dan sombong karena amal sholeh yang dilakukannya.

Sesungguhnya ikatan setan akan semakin kuat kepada orang yang banyak amal sholehnya sesuai komitmennya kepada Allah dan kedengkiannya pada manusia untuk memalingkan seorang hamba dari Allah. Ikatan itu akan lepas bila hambanya sudah berpaling keimanannya dan mengikuti ajakan setan atau menjadi sekutu baginya.

Wallahu ‘alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s