Belajar dari yang kotor dan hina

setetes-air-hina-mani-sperma

Apapun yang diciptakan Tuhan tidaklah sia-sia pasti tersimpan maksud dan tujuan penciptaan bagi segala sesuatunya. Begitupula dengan hal kotor dan hina  juga tersimpan dan maksud tujuannya pula.

Kala berbicara kotoran atau sesuatu yang hina, langsung setiap orang enggan untuk membicarakannya, muncul sikap tabu dan memandang itu sebagai najis, sehingga akhirnya banyak yang tidak memperhatikan besarnya manfaat hal itu diciptakan Allah.

Berikut ini  beberapa contoh hal yang kotor dapat menjadi pelajaran bagi manusia:

1. Perumpamaan lewat setetes air hina

Manusia juga sering diingatkan bahwa penciptaannya adalah berawal dari setetes air hina yaitu saling bertemunya  antara sperma dan sel telur lalu diubah menjadi darah, segumpal daging dan diberi jiwa dan dilahirkan menjadi manusia. Hal ini adalah sebagai pelajaran agar  manusia mengenali sifat aslinya yang hina dari awalnya agar tidak angkuh dan sombong.

2. Pelajaran yang menggunakan perumpamaan  kotoran/ BAB

Jawaban Bijak Ibnu Abbas Ra

Kaisar Romawi berkata kepada Ibnu Abbas: “Apakah pantas tuan rumah mengusir tamu dari rumahnya?”.Hal ini ditanyakan Kaisar  terkait nabi Adam dan siti Hawa sebagai tamu Allah di syurga kemudian diusir Tuhan ke dunia. Ibnu Abbas kemudian menjawab dengan sangat bijak :

Sesungguhnya Tuan Rumah tidak mengusir mereka, tetapi Tuhan hanya berkata: Tanggalkanlah pakaianmu ! dan pergilah untuk buang hajat / BAB ketempat yang telah disediakan (dunia) dan setelah itu kembali lagi ketempat perjamuan (akhirat).

Pandangan Sheikh Abdul Qadir Jailani tentang dunia

Sheik Abdul Qadir Jailani, menyatakan:

” apabila kamu melihat ahli-ahli dunia dengan segala yang melenakan itu, maka hendaklah kamu bersikap seperti seorang yang melihat orang buang air besar / BAB yang membuka aurat dan tentu mengeluarkan bau busuk. Dalam keadaan ini hendaknya kamu palingkan pandanganmu dari ketelanjanganannya dan menutup hidung supaya tidak mencium baunya yang busuk. Demikian hendaknya kamu bersikap terhadap dunia agar selamat dari bahaya, cobaan dan tipudayanya”.

Zakat dan BAB

Dalam beberapa hal, Zakat itu lebih mudah bila diibaratkan dengan seseorang yang buang hajat/BAB. Bila orang ingin buang hajat/BAB, tidak boleh ditahan untuk dikeluarkan, karena bila tidak akan sakit perut dan merusak dirinya.

Begitu pula zakat, dalam zakat mengapa ia harus dikeluarkan?. karena didalamnya  ada harta orang lain, maka itu tidaklah baik zakat untuk disimpan/dipertahankan melainkan memang harus dikeluarkan agar manusia selamat dan mendapatkan keberkahan dari zakat yg dikeluarkannya itu.

Bahkan diri diberi kemampuan dapat buang hajat besar dan kecil hendaknya bersyukur membaca alhamdulillah, sebegitu besar nikmat orang yang masih lancar melakukannya, bila tidak diri terindikasi tidak sehat.

Sabda Nabi : Segala puji puji hanya untuk Allah yang mebersihkan kotoran dariku dan memberi keafiatan(kesehatan) padaku (Alhadis).

Pelajaran dari buang hajat yang lain adalah dalam membersihkannya harus dilakukan oleh orang itu sendiri. ini diibaratkan kotoran atau dosa untuk membuangnya harus dari diri sendiri yaitu dengan mohon ampun atau tobat diri kepada Tuhannya.

3. Perumpamaan kotoran lainnya

Manusia memiliki lubang sebanyak 9 buah laki-laki  dan wanita, dengan lubang itu bermuaralah beberapa sebagai panca indra mulai dari mata, telinga, hidung, mulut dan lubang lainnya. Lubang itu adalah pintu kesenangan dan kesyahwatan seseorang, seperti dengan mata seseorang dapat menikmati keindahan dunia.

Namun demikian Tuhan juga menciptakan kotoran pada lubang itu seperti mata ada belek, dari mulut ada ludah dan liur dan dari anus ada kotoran, sebagai pengingat bahwa kesenangan syahwat baik yang didengar, dilihat dan dirasakan itu menipu agar dengan itu manusia teliti, waspada dan mau kembali pada yang kekal.

Ali Bin Abi Thalib menyatakan bahwa Orang yang pikirannya hanya berpusat disekitar perut, maka harga dirinya tidak lebih dari apa yang keluar dari perut.

Kenikmatan didunia ujung-ujungnya juga berasal dari yang hina. seperti kenikmatan syahwat melalui pertemuan air hina itu, kemudian baju terbaik adalah baju sutra, lalu dari mana sutra berasal ialah dari ulat. Kemudian makanan paling enak adalah sarang burung walet, lalu darimana makanan ini berasal ialah dari air liur sang walet.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s