Makna 10 Muharram

yatim

Ini sedikit catatan dari sobat saya Ahmad Bahrul Hikam dalam laman Facebooknya mengenai 10 Muharram.

Keutamaan 10 Muharram

Peringatan  10 Muharram tidak segegap gempita tanggal satunya, mungkin karena bukan tanggal merah, bukan hari libur dan tentu saja bukan awal tahun baru. Padahal yang jelas-jelas berhadits adalah tanggal 10 bukan tanggal 1. Banyak hal yang dianjurkan dalam mengisi hari 10 Muharram antara lain sebagai berikut;

  • berzikir Hasbunallah wa Ni’mal Wakil Ni’mal Maula wa Ni’man Nashir 70x lalu ditutup dengan doa سبحان الله مِـلء الميزان ومُنتهى العلم ومَبلغ الرضى وزِنة العرش لا ملجأ ولا منجا من الله إلا إليه. سبحان الله عدد الشفع والوتر وعدد كلمات ربِّنا التامات كُلها أسألك السلامة بِرحمتك يا أرحم الراحمين ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم وهو حسبي ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير وصلى الله على سيدنا محمد وعلى ءاله وصحبه أجمعين,
    Artinya:
    “Cukuplah Allah menjadi sandaran kami, dan Dia sebaik-baik Pelindung, sebaik-baik kekasih, dan sebaik-baik Penolong. Maha Suci Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan dan timbangan ‘arsy. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari Allah, kecuali hanya kepada-Nya. Maha Suci Allah sebanyak bilangan genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat Allah yang sempurna, kami memohon keselamatan dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Paling Penyayang diantara semua yang penyayang. Dan tiada daya upaya dan kekuatan, kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dan Dialah yang mencukupi kami, sebaik-baik Pelindung, sebaik-baik kekasih, dan sebaik-baik Penolong. Semoga rahmat dan salam Allah tetap tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, teriring keluarga dan sahabat beliau.”
  • juga ada anjuran melapangkan nafkah anak dan istri,  menyenangkan keluarga,
  • mengusap kepala anak yatim dan terutama sekali adalah mengusap sakunya sambil memberinya uang saku.
  • Berpuasa

satu hal yang dulu sering saya ikuti dan belum saya temukan di sini adalah adalah majlis musalsal ‘Asyura, dimana hadits Abi Qatadah (صيام يوم عاشوراء إني أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبلها) dibacakan dalam sebuah majlis hadits, runtut berikut untaian sanadnya, dan masing-masing rawi dari mata rantai sanad itu memberikan catatan bahwa ia meriwayatkannya di hari Asyura, keterangan yang saya dapat dari guru saya; Sayid Qasim Bahr bahwa catatan musalsal riwayat di hari Asyura hanya berujung pada Imam Mundziri, selebihnya mulai dari Umar Thabarzad hingga sampai Abu Qatadah tak ada tambahan musalsal keterangan periwayatan di hari Asyura.

Hari untuk anak yatim

10 Muharram adalah hari untuk menyantuni anak yatim dan berpuasa syukur atas anugerah Allah yang diberikan kepada para Nabi dan Rasul dari berbagai pembebasan derita-derita, dari penyakit, dari fitnah dan ancaman.

Jika kita berwasilah atas semua peristiwa itu dan ditambah dengan menyantuni anak yatim seraya mengusap kepalanya, Insya Allah :

  1. menghapus dosa setahun
  2. dibebaskan dari kesulitan
  3. dimudahkan, dikabulkan hajatnya dunia akhirat
  4. di berkahi kelancaran semua usahanya

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s