2 kesadaran Ilahiyah dan Rububiyah sebagai dasar Tauhid

aqiedah-islamiyah-11-728

Untuk meneguhkan hati iman terutama terkait aqidah Tauhid, perlu untuk memahami 2 kesadaran ini.  2 (dua) Kesadaran ini secara sederhana adalah sebagai berikut:

  1. Kesadaran Ilahiyah (disebut juga Uluhiyah) adalah kesadaran orang beriman bahwa dirinya diciptakan oleh Allah. Dan tidak pernah yakin bahwa dirinya ada dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakan. Kata kuncinya adalah bahwa diri atau manusia adalah ciptaan Allah SWT.
  2. Kesadaran Rububiyah adalah kesadaran orang beriman yang yakin bahwa dirinya dikuasai oleh Allah Rabbul alamin dan segala apa yang ada dilangit dan dibumi, begitu juga yang ada didunia dan akhirat adalah berada dalam kekuasaan Allah Maha Besar. Kata kuncinya bahwa diri atau manusia dibawah kekuasaanNya.

Kesadaran Ilahiyah akan mengangkat orang yang beriman berada kepuncak keyakinan bahwa segala yang ada baik didunia maupun akhirat,  baik yang ada dilangit dan dibumi adalah ciptaan Allah. Kesadaran Rububiyah akan mengangkat orang beriman  kepuncak keyakinan  bahwa segala yang diciptkan di dunia maupun diakhirat, baik yang ada dibumi dan dilangit berada dalam kekuasaannya.

Orang beriman akan haqqul yakin bahwa segala sesuatu yang diciptakan dan segala yang dikuasainya mengandung siratan sebutan asmaNya. Siratan Asmanya ini bertebaran di langit dan bumi dan bertebaran pula di dunia dan akhirat. Tiada seorang mahklukpun memiliki  kemampuan untuk dapat mengukur, menghitung dan menuliskan kebesaran dan KeagunganNya. Itulah kedahsyatan dari sebutan basmalah yang ada dalam ummul kitab (Alfatihah)

Firman Allah : Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu  (Azzumar : 62)

Firman Allah: Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang ke luar daripadanya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dialah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun. (Assaba 1 dan 2)

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s