Makna peristiwa awalin kelahiran Nabi Isa As

nabi isa

Peristiwa awalin atau penciptaan kejadian awal nabi Adam dan Siti Hawa, nabi Isa As dan kejadian manusia pada umumnya menunjukkan hikmah kemutlakan kekuasaan Allah. Peristiwa awalin dengan melihat peristiwa kelahiran tsb dapat disimpulkan :

Ibnu Qoyyim Ra menyampaikan bahwa atas dasar kekuasaan Allah dengan sifat Rububiyahnya itulah, Allah menciptakan manusia melalui 4 cara yaitu :

  • Penciptaan manusia tanpa melalui laki-laki dan tanpa melalui perempuan, yaitu ketika menciptakan ayah dan nenek moyang mereka Adam As
  • Penciptaan manusia melalui laki-laki tanpa perempuan, seperti penciptaan ibu mereka dari salah satu tulang rusuk Adam As tanpa melaluyi kehamilan pada seorang perempuan atau berada dalam kandungan.
  • Penciptaan manusia melalui perempuan tanpa laki-laki, seperti halnya Isa bin Maryam AS
  • Penciptaan umat manusia lainnya melalui laki-laki dan perempuan

Nabi Isa As adalah anak siti Maryam dari keluarga Imron.  Imron adalah ulama pemuka agama di Baitul Maqdis yang sangat ingin dikarunia anak laki-laki untuk dapat melanjutkan penerus keluarga Imron. Doa imron dipenuhi Allah yang kemudian Siti Maryam hamil. Imron bernazar bila anak itu laki-laki, maka ia  akan dibebaskan atau tidak dibebani kecuali hanya mengabdikan diri pada Baitul Maqdis.

Sebelum hamil Siti Maryam wanita suci telah didatangi Jibril. Jibril berkata: “Saya datang diperintahkan Allah untuk menyampaikan berita bahwa engkau dianugerahi anak laki-laki dan begitu lahir anak itu akan langsung berbicara dan menjadi nabi. Siti Maryam menjawab : “Bagaimanakah aku memiliki atau melahirkan anak, sedangkan aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki”.

Malaikat Jibril lalu berkata: “Walaupun demikian pasti akan terlaksana, sedangkan Allah mampu menciptakan manusia tanpa ayah dan ibu, apalagi ini akan melahirkan anak seorang ibu tanpa ayah? Allah SWT kuasa atas segalaNya. Setelah itu Allah swt meniupkan ruh kedalam siti Maryam dengan perantaraan malaikat Jibril  maka hamillah beliau.

Menjelang kelahiran pergilah Siti Maryam ke tempat yang jauh dari keluarga. Di suatu tempat dekat pohon kurma, Siti Maryam menyandarkan diri sambil menangisi nasibnya. Lahirlah kemudian bayi laki-laki ditempat itu.

Jibril kemudian berkata: “Hai ibu yang beruntung, jangan engkau bersedih hati Allah SWT telah menyediakan untukmu air yang berada di bawah kakimu maka goyangkanlah pohon kurma itu, maka akan keluarlah air dan buah kurma berjatuhan dalam keadaan masak dan segar. Maka makan dan minumlah apa yang telah disediakan Allah” .

Siti Maryam kemudian bernazar untuk tidak bicara kepada manusia. Pulanglah beliau kepada keluarganya sambil menggendong bayi. Seluruh keluarga kaget dan menghina dan mencerca siti Maryam dan bayinya. Kemudian Siti Maryam mempercayakan bayinya untuk menjawab pertanyaan mereka. Namun prasangka beraneka ragam, ada yang menyebut nabi Isa itu putra Allah SWT.

Nabi Isa As kemudian datang dengan kitab injilnya. Kitab ini menyempurnakan kitab sebelumnya yaitu Taurat dan Zabur. Kedua kitab mengalami pemutar balikin oleh ahli kitab. Taurat diputar balikan, zabur dimainkan alunan lagunya dengan dalih menyempurnakan syairnya, yang akhirnya kedua kitab ini menjadi permainan hidup manusia. Kitab Injil diturunkan sebagai kitab umat Nasrani adalah juga untuk menjadi penerang bagi Bani Israel yang dilanda kegelapan.

Kitab Injil yang berisi wahyu IIlahi atau petunjuk keselamatan hidup manusia telah menyebar keseluruh pelosok negeri. Pengikut nabi Isa As sebagai umat Nasrani berkembang beserta tokoh-tokoh yang setia dengan ajaran dan menjalani wahyu Illahi tersebut secara tekun. Namun hal itu beda dengan Bani Israel yang ingkar dan sebagian telah menjadi raja dan anggota kerajaan.

Adanya nabi Isa As dan ajarannya telah dianggap sebagai ancaman terhadap tahta mereka, karena itu serangan  selalu datang dari mereka. Mukjizat juga diberikan kepada Nabi Isa Asuntuk meyakinkan Bani Israel akan kenabiannya seperti dengan menghidupkan orang yang sudah mati, namun hal ini tidak menyurutkan Bani Israel untuk terus memusuhi nabi Isa As dan kitabnya. Nabi Isa As kemudian dikejar-kejar untuk digantung dan dibunuh.

Namun demikian Illahi Robbi menyelamatkan dan melindungi nabi Isa. Keadaan ini ditampilkan oleh Allah Swt yaitu sesuai dengan wahyu Illahi yang terakhir  yaitu Al Quran yang dibawa nabi Muhammad saw. Al Quran ini menyempurnakan risalah yang dibawa nabi Isa melalui Injil. (Kitab Maghfirotul Qulub 1)

Peristiwa awalin itu hendaknya dapat diambil pelajaran untuk memperteguh iman dan takwa karena Tuhan kuasa untuk menciptakan manusia tanpa ayah dan ibu seperti nabi Adam dan Siti Hawa, mengapa tidak akan mampu melahirkan nabi Isa dalam keadaan tak berayah?.

Bagaimana kedekatan Nabi Muhammad saw dengan Nabi Isa,  keistimewaan peristiwa lahirnya Nabi Isa, dan ejekan kepada Allah bahwa Nabi Isa adalah putra Allah dalam beberapa  hadis di bawah ini :

Abu Hurairah ra berkata: saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda:

Tiada seorang anak adam yang lahir melainkan disentuh oleh setan ketika ia lahir dengan menjerit dari gangguan setan itu, kecuali Maryam dan putranya (Bukhari Muslim)

Abu Hurairah berkata: saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda:

Akulah orang yang terdekat dengan Isa putra Maryam, dan semua nabi-nabi itu saudara dari lain-lain ibu, tidak ada diantaraku dengannya seorang nabi (Bukhari Muslim )

Abu Musa ra, Nabi Saw bersabda:

Tiada seorang atau sesuatu yang lebih sabar mendengar gangguan (ejekan) daripada Allah Azza Wajalla, sungguh mereka mengatakan Allah beranak, sedang Allah tetap menyelamatkannya dan memberi rizki pada mereka (Bukhari Muslim).

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s