Bentuk takutnya para Nabi Kepada Allah

INDUK HIKMAH

Pokok dari semua hikmah adalah takut kepada Allah. Rasa takut kepada Allah juga sebagai syarat iman dan cara untuk mendapatkan makrifat.

Firman Allah: dan takutlah kepadaKu jika kamu benar-benar beriman.

Rasa takut kepada Allah akan menggiring seseorang untuk selalu mematuhi perintah dan berada dijalan yang baik karena tiada keinginan untuk melanggar apa yang dilarangNya. Karena itu tiada lain balasan dari rasa takut itu adalah surga.

Rasa takut kepada Allah banyak dikaitkan dengan adanya penyesalan seseorang dalam melakukan dosa. Dalam kaitan ini, Tuhan menyukai orang yang tinggi penyesalannya atas dosa yang dilakukan sehingga ia menangis. Di mata Allah munculnya rasa takut pada diri seseorang justru akan menjadi penebus dosanya.

Sabda Nabi : Jika berdiri bulu roma seorang hamba karena takut kepada Allah, maka akan berguguran daripadanya dosa-dosanya bagaikan gugurnya daun dari pohon yang telah kering.   (HR Bukhari )

Rasa takut yang disebabkan penyesalan yang sangat akan dosa yang diilakukan juga dicontohkan beberapa nabi yaitu

  • Nabi Adam yang menangis hingga 300 tahun setelah diturunkan Allah dari surga ke bumi, lalu
  • Nabi Nuh selama 300 tahun menangis ketika ditanya Allah perihal anaknya yang durhaka,
  • Nabi Daud yang menangis dan bersujud selama 40 hari menyesali dosa yang dilakukan,  begitu juga
  • Nabi Yahya dan Nabi Ibrahim yang menyesali dosa yang dibuatnya yang menyebabkan hatinya bergemuruh karena takut kepada Allah sehingga dapat terdengar satu mil jauhnya.

Namun demikian rasa takut pada Allah juga melanda Rasulullah Saw sebagai hamba yang sangat mengenal Allah.

Sabda Nabi : Akulah yang lebih mengenal Allah dari kamu dan akulah yang lebih takut kepada Allah dari kamu.

Rasa takut Rasulullah kepada Allah juga diceritakan oleh Aisyah Ra walau diketahui Rasulullah untuk Maksum yaitu dosanya terampuni baik yang dimasalalu maupun yang akan datang.

Siti Aisyah Ra berkata: Pada suatu malam Nabi Saw dalam selimut bersamaku tiba-tiba ia bersabda: Hai Aishah lepaskan aku akan beribadah kepada Tuhanku”.Jawabku : Demi Allah saya senang berdekatan kepadamu, tetapi tidak juga dapat menolak kesenanganmu.

Lalu Nabi Saw berwudhu dan berdiri shalat dan selalu menangis hingga basah pangkuannya, jenggotnya dan terus menangis hingga datangnya bilal untuk adzan subuh. Dan ketika bilal melihat nabi Saw menangis ia bertanya: Ya Rasulullah mengapa engkau menangis padahal Allah telah mengampunkan semua dosamu yang lalu maupun yang akan datang?

Jawab Nabi:Tidakkah selayaknya aku menjadi hamba yang selalu bersyukur kepada Allah Swt. Dan apakah yang mencegahku untuk tidak menangis sebab semalam Allah telah menurunkan wahyuNya sebagai berikut :

Firman Allah : Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (Ali Imran : 190-191)

Sabda beliau selanjutnya: Hai Bilal tiada yang mampu memadamkan api neraka kecuali dengan air mata, celakalah orang yang membaca ayat ini namun tiada memikirkan kandungannya.(Duratun Nasihin)

Tuhan menjanjikan bahwa seseorang yang mengingat Allah dikala sendirian tiba-tiba mencucurkan air mata yakni karena ingat dosanya dan takut kepada Allah adalah salah satu golongan dari 7 golongan yang akan mendapatkan pertolongan dimana sudah tidak ada pertolongan lainnya di hari akhir.

Melihat pelajaran rasa takut yang dialami nabi-nabi dan tuntunan Rasulullah saw sendiri, lalu sudah takutkah kita kepada Allah? Belum cukup keimanan kita jika takut kepada Tuhan hanya diikrarkan sebatas lisan. Takut kepada Allah itu berbeda dengan takut kepada ciptaanNya. Takut kepada Allah tidak harus lari menghindar dan menjauhiNya, melainkan lari mendekat kepadaNya.

Wallahu ‘alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s