Tasawuf adalah ilmu biasa dan mudah dipelajari

tasawuf

Ilmu tasawuf sering diasosiasikan sebagai ilmunya para aulia dan para wali, sehingga orang awam akan merasa minder untuk mempelajari ilmu ini. Padahal sebenarnya tidaklah demikian dalam mendapatkan ilmu tasawuf.

Dalam mendapatkan ilmu tasawuf sebagai ilmunya Allah. segala sesuatunya haruslah dikembalikan kepada Allah, karena hidayahNya dapat diberikan kepada siapa saja sesuai kesungguhan dan amal ibadah yang dilakukannya.

Dengan demikian, harus ditanamkan bahwa ilmu ini adalah biasa, dapat dipelajari dan pada hakekatnya sama dengan ilmu-ilmu lainnya seperti ilmu aqidah dan fiqih.

Esensi Tasawuf adalah cinta kepada Allah (Mahabbah)

Tasawuf banyak mempelajari hal terkait kecintaan seorang hamba kepada  Allah (Mahabbah) menurut kitab Tanwirul Qulub Mahabbah di bagi 3 yaitu :

  1. Golongan orang awam adalah orang yang cinta pada Allah untuk secepatnya meraih kebaikannya (Rahmat, pahala, keberuntungan, surga).
  2. Golongan orang  khusus (khawwas) dalam cinta kepada Allah adalah orang yang hatinya ikhlash / bersih dari bermacam campuran atau yag lain.
  3. Golongan orang yang lebih khusus (Khawwasul Khawwash) adalah orang yang cinta Allah hingga tahap rindu (isqun) dirinya selalu asyiq karena cintanya yang melampaui batas.

Cerminan golongan ke tiga ini adalah yang terbaik sebagai tanda seseorang telah melalui tahapan tertinggi dalam mahabbah kepada Allah. Orang yang mencapai tahap ini tidak mau bila  sekejap saja lepas dari ingatan kepada Allah. Namun demikian perlu kehatian-hatian untuk selalu sadar dan menjadikan diri biasa, tidak kagetan, tidak gumunan (heran dan takjub) terhadap kebesaran Allah dari karunia cinta yang diberikanNya kepada dirinya.

Kaitan tasawuf dengan prilaku tidak biasa para saliknya

Kebanyakan orang agak menahan diri untuk melangkah lebih jauh mempelajari ilmu tasawuf (ilmu batin) terkait dengan kenyataan adanya beberapa prilaku tidak biasa,  tidak wajar serta linglung yang dilakukan seorang salik karena ingatannya selalu pada yang dicintainya (Mahabbah), menjadi benci dunia dan sikapnya menjadi kaku/fanatik terlihat orang.

Ajaran tasawuf (suluk) yang benar haruslah tetap mengutamakan syariat dan fiqih serta ahlaq sebagai indikator bentuk kecintaanya kepada Allah swt sehingga tidak mengarah pada prilaku tidak biasa apalagi abnormal (tidak wajar).  Mendapatkan ilmunya juga dengan  proses dan bertahap, didukung aqidah yang cukup, mendapatkan guru pembimbing yang tepat dari seorang Mursyid, maka seseorang dapat mencapai ilmu itu dan menikmati manisnya makrifat kepada Allah.

Bila suluknya mengharapkan prilaku dan adab terkait batin yang demikian, sudah tentu ini memancar pada tanda-tanda fisik / lahir yang wajar dan biasa pula termasuk tidak memaksakan diri dan orang lain berpakaian dan atribut tertentu agar terkesan seseorang itu  mantap dalam bersufi.

Ilmu Tasawuf erat kaitannya dengan prilaku biasa sebagaimana akhlaq Nabi Saw contohkan

Terkait dengan perilaku biasa, seharusnya seseorang melihat kepada tuntunan Nabi saw  sendiri. Nabi Saw adalah seorang yang paling tinggi kadar cintanya kepada Allah Swt dibanding manusia-manusia lain. Namun sikap hidup beliau tetap biasa, sederhana dan bersahaja, tercermin dari tutur kata dan pergaulannya, tetap giat berusaha dan berdagang, sikap kepemimpinannya dalam rumah tangga atau diluar rumah amatlah indah dan sempurna dengan tauladan kehidupan yang meyakinkan.

Dalam beberapa hadis, Nabi Saw menekankan agar seseorang menjadi biasa terkait Nabi Saw sendiri adalah manusia biasa dan dengan itu dimungkinkan dapat bermakrifat (berjumpa) dengan Nya, sesuai dalam surat Al Kahfi 110.

Firman Allah :  Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa”. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s