Kisah orang yg pantang surut dari berharap kepada Allah

jangan-putus-asa

Ada kisah yang memotivasi diri, bahwa berharap kepada Allah janganlah putus, Allah masih mendengar sekalipun seorang hamba sudah ditetapkan masuk neraka.

Hal ini sangat mungkin mengingat sabda Nabi Saw menyatakan bahwa rahmat Allah berjumlah 100 bagian, 1 bagian dibagikan ke dunia dan 99 akan dibagikan di akhirat untuk menjadi penolong bagi orang beriman.

Dikisahkan ada seorang pria yang sudah diputuskan masuk neraka. Dia kemudian diantar oleh malaikat ke neraka. Pada sepertiga jalan, menolehlah ia kebelakang, lalu perjalanan diteruskan. Dan ketika mendapat separuhnya, iapun menoleh lagi. Lalu jalan terus hingga mendapat dua pertiga perjalanan,  ia kemudian menoleh lagi. Akhirnya Allah swt pun menyuruh malaikat supaya mengembalikan pria itu.

Ketika ditanya Tuhan : Kenapa engkau selalu melihat kebelakang?. Iapun menjawab :  Ya Tuhanku ketika aku mendapat sepertiga jalan aku ingat firmanMu :

Dan Tuhanmulah yang Maha Pengampun, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung dari padanya”.(Alkahfi 58)

Selanjutnya aku berharap semoga Engkau mengampuniku. Begitu juga kala diriku mendapatkan setengah perjalanan, pada saat menoleh ku ingat akan FirmanMu:

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. (Ali Imron 135).

Pada saat itu akupun berharap semoga Engkau mengampuniku. Setelah mendapati diriku sudah sampai pada dua pertiga, pada saat menoleh kuingat pada firmanMu:

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Azzumar : 53)

Mendengar firmanMu ini, aku menjadi optimis berharap walau sudah berjalan mendekati pintu neraka hingga Firman Allah :

Pergilah kamu, sungguh Aku telah mengampuniMu.

Demikian kisah seorang pria yang tiada putus as untuk terus berharap rahmat Allah walau diri sudah diputuskan ke neraka. Namun demikian alangkah lebih baik bila diri berusaha agar mendapatkan perhitungan yang baik sehingga menghindarkan diri memasuki neraka.

Karena itu, akal hendaknya dapat terus mengontrol diri untuk terus mohon ampun dari dosa-dosa yang dilakukan. Bila perlu menangis karena takut akan siksaNya, lalu menyadari kelemahan dan kekuatan diri serta terus bertobat. (Diambil dari Duratun Nasihin, kisah ini bersandar pada beberapa hadis)

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s