Arti kehilangan dan 6 cara mengatasinya

kehilangan

arti kehilangan

Kehilangan biasanya mengacu pada hilangnya benda berupa uang, harta atau sesuatu yang disayangi. Kehilangan juga dapat berupa orang yang dikasihi, baik orang tua, sanak saudara atau pasangan hidup kita. Kehilangan itu semua membawa kesedihan dan cenderung menyakitkan.

Disamping itu bila kehilangan tiap orang reaksinya berbeda-beda, kebanyakan adalah tidak terima dan berusaha dan penasaran untuk segera menemukannya kembali. Sebaiknya bila kehilangan bagusnya mengucap Innalillahi wa inna Ilaihi Rajiun.

Dengan mengucap kalimat ini saat kehilangan saya suka diledek kayak berucap ada kematian saja. Tetapi memang benar dari segi maknanya yaitu Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali. 

Cara mengatasinya

1. Berucap  kalimat Allah Inna Lillahi wa inna ilaihi Rojiun. 

Dengan mengucap kalimat Allah itu, Kita mengakui tiada yang kita punya, mata, tangan, kaki dan harta memang bukan milik kita, termasuk anak bukan milik kita, kesadaran bahwa tidak ada yang kita miliki dan sesuatu pasti akan  kembali kepada pemiliknya.

Allah SWT berfirman dalam al-Quran,

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.  (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.” (QS. Al-Baqarah: 155-156).

2. Mengingat-ingat waktu dan bagaimana kejadiannya

Setelah melalui tahapan pertama, bolehlah kemudian mengingat-ingat kejadian dan telusuri kemana barang / harta yang hilang itu. Langkah itu paling tidak dapat mengurangi sifat diri yang selalu bereaksi berlebihan dan berkeluh kesah bila kehilangan sesuatu.(1)

Bila seseorang kehilangan sesuatu lantas mengeluhkannya sesungguhnya ia kehilangan 2 hal secara langsung yaitu pertama, kerugian sebab kehilangan barang yang boleh jadi sangat dicintainya, kedua kerugian karena hilangnya kerelaan atau keridhoan atas benda yang hilang tadi.

3. Kalau sudah milik tidak akan kemana

Ungkapan ini kerap disampaikan orang bahwa dalam hal diri kehilangan sesuatu selalu berucap ” Kalau sudah milik tidak akan kemana”.

Ucapan ini benar adanya dan hendaknya dapat menjadikannya sebagai  bentuk keyakinan diri bahwa segala sesuatunya berlaku ketentuan Allah. Setiap manusia sudah dijamin Allah terkait rezekinya. Kesadaran ini harus dipupuk didalam hati bahwa rezeki yang sudah milik tidak akan lari, walau dalam perjalanan diserobot orang sekalipun, dia akan kembali diri kita.

Sesuatu yang telah menjadi milik kita pastilah bakal didapat, dan bila bukan milik kita apalagi dengan merebut dari orang lain dan dengan cara yang tidak baik, ya tunggu saja apalagi jika Allah tidak ridho, itu akan hilang dan bentuk dan besaran yang diambil paksa oleh Allah sehingga sering menyakitkan.

4. Selalu ridho

Dalam hal ini Nabi saw menganjurkan agar kita selalu ridha atas apapun yang terjadi dalam kehidupan ini, supaya mutiara bisa kita dapatkan seiiring dengan kesabaran kita. Sebaiknya kita menjadikan kehilangan itu juga sebagai ketetapan Allah. Nabi saw juga menyatakan agar kita tidak mencintai sesuatu secara penuh dan membabi buta, sewajarnya saja sehingga bila kehilangan tidaklah begitu merana. (2)

5. Berupaya mencari pesan dibalik kehilangan

Dalam kehilangan daripada berkeluh kesah, lihatlah pesan dari kehilangan itu untuk introspeksi diri bahwa Allah selalu menginginkan miliknya itu digunakan dengan cara yang baik dan untuk keperluan yang baik.

Lalu sudahkan harta itu digunakan dengan baik dengan tidak melupakan haknya sebagian untuk dinafkahkan di jalan Allah?. Sebab penggunaan fasilitas dari sang Maha Pemberi pada jalan yang tidak dikehendaki akan menyebabkan dicabutnya rahmat dan kenikmatan yang sudah diperoleh.

6. Latihan sedekah  untuk mengurangi kecintaan akan harta

Jalan lain agar tidak sakit karena kehilangan adalah biasakanlah bersedekah dan berbuat kebaikan. Kenapa harus sedekah?. Karena dengan kebiasaan bersedekahlah kecintaan orang akan harta atau sifat kikir dapat dikurangi atau dileburkan. Dan tidak ada harta itu berkurang karena disedekahkan melainkan bertambah.

Amalan ini kan mempercepat proses penyembuhan dan peningkatan kualitas kehidupan dan penghidupan. Setelah itu lanjutkan dengan zikir lisan dan hati. Jadi terbuktikan ternyata kehilangan itu dapat menjadi anugerah karena diri tergerak untuk melakukan segala aneka amal kebaikan setelah orang diberi sakit karena kehilangan. Dan yang awalnya tertimpa kesulitan berkata Astaghfirullah atau Innalillahi kemudian setelah mendapatkan berbagai anugerah berkata Alhamdulillah.

Dalam hal ini menjadi jelaslah bahwa bila diri jujur dan  obyektif bahwa kehilangan harta atau musibah itu belumlah seberapa dibanding kelapangan lain yang lebih nikmat yaitu hilangnya rahmat dan keberkahan dari Allah kepada diri.

 

(Terinspirasi dari buku Kun Fayakun, KH Yusuf Mansyur)

Wallahu a’lam

  1. Firman Allah : Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, (Al Maarij : 19-21).
  2. Sabda Nabi: Cintailah segala sesuatu didunia dengan segenap dan sepenuh hati, niscaya suatu saat  itu pasti akan meninggalkanmu. Hadis ini berasal dari ucapan Malaikat Jibril kepada nabi saw : Hai Muhammad hiduplah semaumu, kelak pasti engkau mati, Cintailah siapa saja, tetapi engkau pasti berpisah dengannya dan beramalah semaumu, pasti engkau akan mendapatkan balasannya.
  3. Firman Allah : Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (Ash-Sharh : 5-6)
Advertisements

29 thoughts on “Arti kehilangan dan 6 cara mengatasinya

  1. wah, artikel bagus nih. kebetulan saya sedang kehilangan benda yg saya sukai. mungkin ini karena saya terlalu suka, jd ALLAH mengingatkan saya untuk tidak menyukai harta benda berlebihan. semoga saya bisa lebih ikhlas terutama setelah membaca artikel ini.

  2. saya akhir akhir ini sering kehilangan uang tp y sudahlah saya fikir mungkin itu bukan hak saya… dan mungkin kurang bersedekah…

  3. Asslmwlkm…
    Saya hanya ingin mengoreksi diri saya, semenjak 7atau 8 bulan ini saya 3 x kehilangan disaat sedang shalat dimesjid memng bukan barang yg berharga, hanya saja cukup mengganggu saya apakah ada teguran dibalik kejadian tsb, padhal insy jika ada rejeki saya selalu tidak lupa untuk memberikan kekotak infaq atau anak yatim (màf bukan maksud pamer hanya ingin mengetahui makna apa yg masih kurang dalam diri) apakah ada sesuatu hal atau beberapa maksud dari kehilangan tsb?
    Wasslm.

    1. Assalamualaikum…sejatinya kehilangan itu ujian untuk mengukur seberapa besar kecintaan seorang hamba terhadap harta agar tidak melebihi cintanya kepada Allah sehingga berpaling darinya. …
      Terkait apakah itu sebagai pesan kurang sedekah atau jariah adalah berpulang kepada diri kita, karena tidak berarti orang yang bersedekah dan berjariah banyak itu luput pula dari ujian kehilangan.
      Ambil positifnya az bahwa niat kita bersedekah itu dikembalikan hanya untuk Allah…bukan karena diri tidak mau kehilangan dengan melakukan itu yang sebenarnya masih refleksi kecintaan diri kepada harta.
      Wallahu a’lam
      Wassalamualaikum

  4. Saya kehilangan barang tapi dibalik itu semua saya skg mendapatkan hikmah. Karena setiap solat dimasjid dan di musholla saya selalu khawatir barang bawaan seperti hp akan hilang sehingga sholat saya tidak khusuk karena selalu mengawasi tas. Akhirnya keesokan harinya hilang. Berarti Allah mengingatkan saya agar tidak terlalu berlebihan kepada barang yang amat dicintai. Tapi qta harus mencintai Allah karena Allah selalu mencintai hambanya. Terimakasih banyak Ya Allah sudah mengingatkanku

  5. sepanjang perilaku kita sudah sesuai dengan kehendaknya (allah) dan sudah berusaha secara maximum , kemudian kita harus berserah diri kepada allah , keputusan ada padanya ,kita tidak boleh mendikte hasil , disaat kita dalam keadaan kekurangan maupun berlebih , kita tetap mampu tersenyum dengan kualitas yang sama .?????

  6. Assalamualaikum hari ini saya kehilangan benda , dihati sdah di tanamkan ikhlas ikhlas tapi knp masih suka muncul kesel jengkel apalagi yg ilangin bukan saya , gmana yaa supaya sabar ikhlas itu benar2 mengusir sifat kesel nya ?

    1. Walaikum salam
      Ikhlash bukan perkara sekedar pemahaman dimengerti tetapi lebih banyak ke pola latihan yang kontinue dilakukan sehingga terbiasa dan menjadi mudah dilaksanakan. Bila kehilangan sesuatu menjadi kesal adalah sebuah bukti masalah adanya kecintaan diri kita terhadap benda yang hilang itu. Pada hal sebagai mukmin haris mampu mengendalikan cinta pada benda ini tidak melebihi cinta kita kepada Allah SWT. Yakinlah bila diri kita kehilangan pasti ada maksud dan hikmahnya dibalik kehilangan itu.
      Demikian semoga manfaat
      Wassalamualaikum wr wb.

  7. as salamualaikum wr.wb
    senang sekali membaca artikil nih sangat bermanfaat.
    saya juga sering kehilangan uang selembar selembar 100rb. dan parahnya lagi jg pernah kehilangan uang di kotak penyimpanan uang sbesar 2jt lebih. padhl setiap saya menyimpan uang selalu saya catet jumlahnya. tapi tetap saya berkurang jumlahnya.
    mohon pencerahanya apa yg harus saya lakukan.

    1. Waalaikum salam
      Sebaiknya berpikiran positif dulu dan menghitung kembali…bisa jadi itu kesalahan kita sendiri dan tidak melimpahkan pada hal lain penyebab hilangnya uang. Sebaiknya baca juga tulisan sayahttps://perkarahati.wordpress.com/?s=menghitung+hitung…Semoga manfaat. Wassalamualaikum Wr Wb.

  8. as salamualaikum wr.wb
    senang sekali membaca artikil nih
    sangat bermanfaat.
    saya juga sering kehilangan uang
    selembar selembar 100rb. dan
    parahnya lagi jg pernah kehilangan
    uang di kotak penyimpanan uang
    sbesar 2jt lebih. padhl setiap saya
    menyimpan uang selalu saya catet
    jumlahnya. tapi tetap saya
    berkurang jumlahnya.
    mohon pencerahanya apa yg harus
    saya lakukan.
    Reply

  9. Alhamdulillah setelah baca di atas saya, saya tenang dengan kejadian tadi, bahwa susungguhnya semua hnya milik allah, dan kehilangan yg sedang saya rasakan, mungkin itu milik org lain, kalaupun itu milikku pasti kembali

  10. Asalamualaikum
    hari ini saya kehilangan uang yang di kasih pada suami saya , saya merasa kesel, tapi bagai mana lagi , saya cuma kasihan pada suami saya , capek cari rezeki, malah uang nya saya hilangin
    solusi nya , gimana agar menerima musiabah itu semua

    1. Waalaikum salam
      Berucap innalillahi wa inna ilaihi rojiun dan mulai berusaha mengingat dimana hilangnya bila sudah tidak ketemu sampaikan kepada suami bahwa uangnya hilang tanpa di sengaja dan permintaan maaf agar lain kali lebih hati hati menjaga amanat suami itu, saya yakin itu tidak jadi masalah.
      kalo milik uang hilang jg bisa kembali atau digantikan dengan yang lebih besar. Baca tulisan saya selanjutnyahttps://perkarahati.wordpress.com/2016/01/25/kalau-sudah-milik-tidak-akan-kemana/…Sekian semoga manfaat.
      Wassalam

  11. saya di duga dengan musibah kehilangan harta benda,,semuanya pemberia org yg penting kepada saya,,2bulan lepas satu beg brg kemas saya di curi org semasa proses pindah rumah manakala 2 hari lepas jam tangan saya di kebas org atas kecuaian saya solat di surau mrt dan setelah selesai lupa nk pakai semula jam tangan tu..jam tangan tu hadiah perkahwinan saya yg bernilai 3k..sedihan hanya Allah saja yg mengetahuinya….

    1. Sedih mendengar musibah itu…memang segala hal dapat hilang…mungkin hal itu terjadi karena kita membuka kesempatan sehingga itu terjadi kala kemas kemas rumah dimana banyak hal yang dipikirkan. Dalam hal ini perlu dilihat tingkat kehati-hatian kita dalam artian melihat ke dalam diri dulu ada unsur lalai atau tidak. Bila sudah- hati hati masih terjadi serahkan kepada Allah mungkin itu salah satu jalan bagi Allah untuk menggantinya dengan yang lebih baik bila kita ikhlas menerima kehilangan.

  12. Assalamualaikum wr.wb, saya baru saja ditipu dipusat perbelanjaan, uang habis jutaan rupiah. Rasanya sangat berat. Bagaimana cara menghilangkan kesedihan ini? terimakasih

    1. waalaikum salam ..Ibu Sri memang benar kehilangan itu berat apalagi sampai jutaan…ya itu tadi pahami maksud kata Innalillahi wa inna ilaihi rojiun bahwa segala sesuatunya dikembalikan kepada Allah. Ujian awal yang bikin berat adalah kecintaan kita kepada harta sehingga rezeki Allah lainnya seakan tertutupi. Pahami juga segala sesuatu juga atas izinNya…Diri tertipu mungkin karena ketidak hati hatian kita agar kita belajar untuk menjadi lebih hati hati…selanjutnya dengan bekal hati hati tersebut kita dapat terhindar dari kerugian yg lebih besar di masa datang…bayangkan klo tidak ada teguran Allah dgn yang terjadi barusan…. Selanjutnya coba cari maknanya dengan introspeksi diri dengan lebih banyak lagi bersedekah…siapa tahu itu teguran dari kita karena lalai bersedekah. Biar diri tenang selalu berprasangka baik selalu kepada Allah ..dan selalu yakin bahwa Allah akan menggantikan harta yang hilang dengan lebih baik.
      Semoga Manfaat

      1. Aamiinn ya Rabbal’alamiinn, terimakasih atas tanggapannya. InsyaAllah saya akan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Wassalam

  13. semua manusia di dunia pasti mengalami fase yang namanya kehilangan, semua tergantung cara kita menyikapinya ada yang marah2 gak jelas, bawaannya emosi melulu, menangis berjam-jam dan dongkol setengah mati dan ada juga yang merasa tuhan tidak adil apalagi yang sering mengalami kehilangan pasti akan berfikir seperti itu… tapi yg namanya kehilangan sudah pasti tidak berada dalam genggaman kita lagi,,, kalau saya sendiri sih lebih ke diam dan mernenung dan perbanyak menghela nafass sambil menyebut nama ALLAH berkali-kali,, karena saya percaya kata HILANG itu berati tidak ada, tidak ada berarti kita tidak punya, tidak punya berarti sebentar lagi ALLAH akan menginzinkan kita untuk punya…always be patient in whatever situation.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s