sholat-jumat-2

Firman Allah : Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Al Jumuah : 9)

Dikisahkan, Ketika Hamid al Lafaf hendak pergi menunaikan shalat jumat, terbentur dengan berbagai urusan yang harus segera ditanganinya yaitu,  keledainya hilang, gandumnya belum diambil dari penggilingan, dan kebunnya juga belum diairi. Karena itu ia berpikir dalam hatinya: “Apabila aku pergi melaksanakan shalat Jumat, maka urusanku akan terbengkali, dan apabila mendahulukan urusanku, maka aku akan menyia-nyiakan hak Tuhan”.

Akhirnya Hamid mengambil keputusan bahwa akhirat lebih penting. Maka iapun pergi menunaikan shalat Jumat. Ketika ia pulang usai melaksanakan shalat Jumat, didapatinya kebunnya telah terairi, keledai yang hilang telah kembali, dan istrinya telah membuat roti. Iapun heran dan segera bertanya kepada istrinya mengenai hal itu.

Istrinya menjelaskan:

Adapun keledai, ketika mendengar ada yang mengetuk pintu, akupun keluar, ternyata disitu ada keledai yang berlari lari karena di kejar serigala. Lalu aku membukakan pintu kandangnya.

Adapun sawah kita, ketika pemilik kebun yang berdampingan dengan sawah kita hendak mengairi kebunya, ia tertidur, maka airnya meluap ke sawah kita.

Sementara tepung gandum kita, sesungguhnya tetangga kita juga memiliki gandunm di penggilingan yang harus diambil. Ia datang ke penggilingan, ternyata ia keliru mengambil gandum kita. Maka iapun memberitahukan dan mengantarnya kesini.

Hamid menengadahkan kepalanya ke langit dan berseru: “Wahai Tuhan. aku mendahulukan 1 hajatMu, tetapi engkau memenuhi 3 hajatku, maka segala puji bagiMu”.

Wallahu a’lam

Advertisements