4 tanda orang yang celaka dan dibiarkan Tuhan

rambuselamat

Dalam kitab Minhajul Muta’alim dijelaskan mengenai 4 tanda seseorang yang celaka yaitu :

  1. Melupakan dosa-dosanya yang terdahulu, padahal bukti-bukti catatan dosa dosa seorang itu terpelihara dengan baik di sisiNya. Tidak ada yang ditambah atau dikurangi.
  2. Suka menuturkan amal bagusnya yang sudah lampau, padahal entah diterima atau tidak itu sama sekali tidak diketahuinya secara pasti.
  3. Suka membuat standar/tolok ukur dirinya kepada orang diatasnya dalam hal berusaha menghimpun harta dunia.
  4. Sedangkan dalam masalah ibadah atau keagamaan yang menjadi tolok ukur adalah orang dinawahnya.

Dengan demikian orang yang tidak celaka dan Allah sangat perhatian dan sayang kepadanya tentu menjadi kebalikannya yaitu :

 

  1. Mengingat dosa masa lalu dengan penyesalan dan permohonan ampun
  2. Melupakan kebaikan masa lalu dan menganggapnya seakan-akan tidak pernah dilakukannya
  3. Selalu memandang orang yang lebih tinggi dari dirinya dalam urusan agama
  4. Selalu memandang orang yang lebih rendah dari dirinya untuk urusan dunia.

Point 1 dan 2 adalah bahwa tiada suatu perbuatan manusia yang luput atau tanpa melewati perhitunganNya. Allah akan mencatat kebaikan dan keburukan setiap orang dengan seadil-adilnya, tidak dilebihkan dan tidak dikurangi beserta bukti-bukti dari amalnya itu dengan jelas. bahwa Allah juga tidak membiarkan orang zalim dengan menunda datangnya siksa kepadanya. Hal ini sesuai dengan firmanNya sebagai berikut:

  • Firman Allah: …. dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan….(Yasin:  12)
  • Firman Allah : Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)? (Al Qiyamah: 36)
  •  Firman Allah : Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak,(Ibrahim :42) 

Sementara point 3 dan 4 adalah senada dengan sabda Nabi Saw : ada 2 perkara yang siapa saja memilikinya, Allah akan mencatatnya sebagai orang yang pandai bersyukur dan penyabar. Dan siapa saja yang tidak memiliki keduanya, Allah tidak mencatatnya sebagai orang yang pandai bersyukur dan penyabar. Yaitu :

  • Siapa saja yang mengukur agamanya dengan orang yang lebih tinggi derajatnya kemudian mengikutinya dan mengukur dunianya dengan orang yang lebih miskin darinya, lalu dia bersyukur kepada Allah atas karunia yang diberikankepadanya. Maka Allah akan mencatat dia sebagai orang yang pandai bersyukur dan penyabar.
  • Dan siapa saja yang mengukur agamanya dengan orang yang lebih rendah derajatnya dan mengukur dirinya dengan orang yang lebih kaya darinya, lantas bersedih atas dunia yang tidak didapatkannya. Maka Allah tidak mencatatnya sebagai orang yang pandai bersyukur dan penyabar (HR Tirmidzi)”

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s