Menuju kematangan diri

sukses-dan-pintar

Tulisan ini saya dapat dalam inflight magazine sriwijaya yang cukup jelas merangkum bagaimana konsep kematangan seseorang dalam menjalani kehidupan dan penghidupan.

Kematangan jelas bukan perkara umur, namun seberapa jauh seseorang memiliki keluasan pandangan hidup dan kepemimpinan serta tanggung jawab kepada diri, keluarga dan orang lain atau sesama, itulah yang terpenting.

Motivasi dalam diri harus diupayakan agar setiap waktu diri  dapat melakukan target kebaikan dengan menukarkan kekurangan menjadi kebaikan dan menukarkan kebaikan menjadi manfaat.  Orang yang matang akan menikmati setiap proses kehidupan. Karena dalam proses itu ada pembelajaran, dan setiap pembelajaran adalah penambahan nilai pribadi.

Ada beberapa tips agar diri dapat menikmati hidup dan menambah kematangan diri. Diantaranya adalah dengan menyadari bahwa setiap diri memiliki cermin hidup (Mir’atul Hayai). Orang lain dengan segala gerak dan perbuatannya dapat menjadi cermin, kebaikan dan kemungkaran yang dilakukan mereka dapat pula menjadi cermin, kegagalan dan keberhasilan diri dapat menjadi cermin, kesehatan dan kondisi keuangan juga dapat menjadi cermin.

Namun demikian ada 2 jenis cermin baik dan buruk.  Cermin baik pantulan gambarnya adalah apa adanya / jujur yang akan menjadikan diri sportif dalam menilai diri. Sebaliknya cermin buruk, sebaik apapun diri menggunakannya akan memantulkan gambar yang bengkok. Itulah mengapa anda perlu bergaul dengan orang dan lingkungan yang baik.

Ahlaq atau budi pekerti dalam hal ini menjadi segalanya sebagai suatu tindakan baik yang didasari dengan tujuan atau niat yang baik pula. Tujuan kemanusiaan dari budi pekerti yang baik adalah agar diri anda berguna bagi sesama. Kebesaran diri tidak diukur besar tubuh atau besar kecil jabatan atau harta, melainkan besar kecilnya hati.

Setiap kebaikan yang diterima harus dapat berbalas pada kebaikan pula. Tuhan adalah segalanya, yakin dan percayalah bahwa Tuhan akan selalu menjaga diri. Kadang ada yang takut untuk berbagi, bersedekah dan memberikan kehidupannya untuk Tuhan. Seseorang bertanya pada gurunya: “Kalau hidup mati untuk Tuhan, saya dapat apa?. Gurunya menjawab: “Anda akan mendapat apa yang Tuhan miliki”.

Seperti gelap tidaklah dapat bersatu dengan terang. Diri yang baik  tidak akan bisa menjadi manusia yang mendua. Baik atau jahat, tidak dapat menjadi baik di hari hari tertentu, lalu tiba-tiba menjadi jahat dihari-hari yang lain.

Dalam hal ini diri dapat mengupayakan penampilan terbaik, yaitu penampilan yang mewakili hati yang baik. Manusia terindah  adalah manusia yang bermanfaat untuk sesama. Ingat berbuat baik itu sulit, namun jangan dipersulit dan berbuat jahat itu mudah namun jangan dipermudah.

Dalam majalah tersebut ada artikel mengenai orang Indonesia berumur 24 tahun bernama Gamal Albinsaid mendapat penghargaan dari kerajaan Inggris terkait inovasi Kilnik Asuransi Sampah. Sekali lagi matang bukanlah soal umur, karena Gamal Albinsaid membuktikan bahwa  kematangan diri adalah nampak melalui pengalaman hidup dan pandangan hidupnya.

Inovasi terinspirasi dari pengalaman hidupnya yang tersentuh dengan seorang ayah sebagai pemulung yang tidak mampu membiayai pengobatan  anaknya, sehingga akhirnya harus meninggal digerobak ayahnya. Dari peristiwa inilah terinspirasi untuk membuat skema asuransi kesehatan kepada pemulung dengan premi dari setoran sampah pemulung itu.

Pandangan hidupnya juga luas dimana dia mengatakan bahwa banyak orang  ikhlash pada awalnya, namun tidak banyak mempertahankan keikhlasannya hingga akhir hidupnya. Satu lagi pegangan hidupnya adalah Tetapkan diri  menjadi pejalan dalam jalan-jalan kebaikan, karena jalan kebaikan adalah jalan Tuhan, sehingga seseorang yang berjalan dalam jalan kebaikan sesungguhnya sedang berjalan bersama Tuhan.

 Wallahu ‘alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s