racun-perusak-hati-1-638

Hasan al Basri ra berkata: Ssesungguhnya rusaknya hati itu disebabkan 6 perkara yaitu :

  1. Sengaja berbuat dosa dengan harapan kelak tobatnya dapat diterima
  2. Mempunyai ilmu, namun enggan mengamalkannya
  3. Beramal namun tiada ikhlash
  4. Memakan rezeki Allah, namun tiada mensyukurinya
  5. Tidak ridha dengan pemberian Allah kepadanya
  6. Menguburkan jenazah namun enggan mengambil pelajaran dari kematian seseorang

Penjelasannya adalah  apabila seseorang melakukan ibadah tanpa didasari ikhlash, berarti dia belum jujur dalam beribadah. Kejujuran itu ibarat pohon, sementara keikhlasan adalah cabangnya.

Adapun makna bersyukur juga harus lengkap, apabila diri bersyukur atas nikmat-nikmat yang diperoleh kepada dirinya, hendaknya semua anggota badan juga melakukan hal-hal yang diridhoiNya.

Adapun terkait penjelasan kematian adalah merujuk kepada hadis sebagaimana Nabi Saw bersabda:

Sesungguhnya kuburan itu persinggahan pertama menuju akhirat. Jika seseorang selamat dari siksa kubur, maka pada persinggahan-persinggahan selanjutnya akan berjalan lebih lancar. Namun jika tidak selamat dari siksa kubur, maka persinggahan-persinggahan berikutnya akan terasa lebih berat (HR Attirmidzi, Ibnu Majah, Hakim) (dari Kitab Nashaihul Ibad)

Wallahu a’lam

Advertisements