Sifat bakhil (kikir) : arti, asal dan kerugiannya

Bakhil-Sifat-yang-Tercela

Sesungguhnya kecintaan seseorang kepada harta akan mengarah pada 3 hal yaitu : Lalai atau lupa kepada Allah, Loba (serakah) terhadap harta dan menjadi bakhil atau kikir dalam mengeluarkan hartanya.

Cinta harta penyebabdiri  lalai dan lupa kepada Allah

Al Gazali menyatakan bahwa barang siapa yang memilih atau lebih mengutamakan harta dan anak-anaknya melebihi dari apa yang seharusnya ditujukan kepada Allah untuk memenuhi perintah-perintahNya dan menjauhi laranganNya, maka orang demikian itulah yang akan sangat merugi serta menyesal sejadi-jadinya di kemudian hari.

Allah berfirman : Hai sekalian orang-orang yang beriman, janganlah kamu semua dilalaikan oleh harta-hartamu atau oleh anak-anakmu dari berdzikir (mengingat ) kepada Allah, barang siapa melakukan demikian, maka mereka itulah orang-orang yang merugi.

Cinta harta penyebab diri  serakah (loba)

Al Gazali menyatakan bahwa orang yang bersifat serakah ada dua macam kondisinya yaitu serakah untuk dapat memiliki hak milik orang lain dan bersikap masa bodoh dengan yang lain untuk mendapatkan harta yang diidam-idamkannya.

Sifat serakah pada umumnya akan mengarah pada sifat tidak pernah puas dengan harta yang didapat, dirinya dipacu siang malam dalam mengumpulkan harta dan kesenangan dunia.

Lawan serakah adalah dermawan, namun dermawan yang benar tidaklah mengarah kepada sikap boros, namun melaksanakan sifat pertengahan antara boros dan kikir dan inilah yang terpuji.

Cinta harta penyebab diri kikir (pelit)

Al Gazali menyatakan bahwa sifat ini adalah terkait kecintaan seseorang kepada harta dengan menggenggam erat-erat harta itu dalam tangannya. dirinya menjadi sangat kikir dan bakhil dalam mengeluarkan hartanya.

Celakanya sifat ini selain kikir tertuju kepada orang lain adalah sifat kikirnya itu tertuju juga terhadap dirinya sendiri, sehingga dia tidak dapat menikmati hidup secara wajar

Dari Abu Bakar ash-Shidiq ra berkata : Orang yang bakhil (pelit) itu tidak akan lepas dari salah satu diantara 7 perkara berikut :

  1. Takkala meninggal, harta warisannya akan menjadi ajang perebutan / konflik dan bila sudah didapat akan dihabiskan dan dibelanjakan tidak dijalan Allah.
  2. Allah akan memerintahkan penguasa Zalim datang kepadanya untuk merampas hartanya sehingga mempermalukannya dengan kebangganya atas hartanya itu.
  3. Dia akan lebih dikuasai syahwatnya sehingga akan menghabiskan hartanya.
  4. Membelanjakan hartanya dengan tergesa-gesa utamanya untuk pembelian bangunan-bangunan di wilayah yang rawan terhadap bencana sehingga itu hanya akan menguras hartanya.
  5. Dia akan tertimpa salah satu dari beberapa musibah didunia.
  6. Dia akan tertimpa penyakit kronis yang akhirnya hanya akan menghabiskan hartanya untuk berobat.
  7. Dia akan memendam harta disuatu tempat lalu lupa sehingga tidak dapat lagi menemukan hartanya kembali.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s