Kisah Hijrah Nabi Saw ke Madinah

hijrah-macca-to-madina

Rasanya tidak lengkap bila bulan Rajab tidak menceritakan kisah Hijrah.

Ada dua kisah Hijrah yaitu Hijrahnya beliau dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang dikenal dengan peristiwa Isra Miraj di bulan Rajab. Satu kisah lagi adalah Hijrah Nabi Saw dari Mekah ke Madinah yang menandai dimulainya penandaan tahun Hijrah sebagai kalender Islam.

Sebagai kisah pertama adalah Kisah Nabi Saw Hijrah dari Mekah ke Madinah  yang disadur dari buku Muhammad karangan Martin Lings sebagai berikut:

Dasar keputusan Nabi Saw berhijrah

Keputusan Hijrah dilakukan Nabi Saw setelah melihat selama di Mekah hanya beberapa gelintir orang disana yang dapat beliau percayai. Beliau juga megetahui bahwa umatnya terus mengalami penindasan dan tidak adanya ketentraman dalam beribadah di kota itu. Tiada Nabi selain Muhammad Saw yang begitu perduli dengan umatnya, sehingga apapun akan dilakukannya untuk kepentingan umatnya dan Hijrah adalah jalan terbaik.

Namun demikian Hijrah sangat berkaitan dengan tempat yang ditinggalkan dan tujuan. Terkait tempat ,kondisi Mekah dan banyaknya orang yang memusuhi umat Islam dinilai telah mencapai taraf yang  membahayakan keselamatan mereka. Terkait tujuan, menetapkannya adalah bukan perkara yang mudah.

Nabi Saw pernah menetapkan Thaif sebelum ke Yatsrib 3 tahun sebelumnya sebelum hijrah.  Namun saat berkunjung ke Thaif penduduk disana tidak menerima,  malah, Nabi Saw mendapatkan cercaan dan siksaan dari warga Thaif yang tidak mau menerima Nabi Saw dan umatnya.

Pilihan Hijrah ke Madinah

Berbeda dengan Yatsrib, tanggapan penduduknya adalah sebaliknya, mau menerima dan bahkan bersedia melindungi Nabi Saw dan umatnya. Kesediaan kaum dari Yatsrib menerima Nabi Saw dan umatnya adalah didasarkan baiat (janji) mereka yang kala itu datang menghadap beliau sebanyak 73 orang pria dan dua wanita yang dipimpin oleh Bara’. Baiat itu kemudian dikenal dengan baiat Aqabah.

Nabi Saw menyambut gembira adanya  baiat itu dengan bersabda: Aku berjanji akan tetap bersama kalian asalkan kalian tetap melindungiku seperti perlindungan yang kalian berikan kepada anak istri kalian. Bara’ itu kemudian menjabat tangan beliau Demi Allah yang telah mengutusmu sebagai nabi pembawa kebenaran. Kami akan melindungimu seperti kami melindungi anak-anak dan istri kami.

Dalam perlindungan itu, Tokoh Yatsrib itu menyatakan bahwa kaumnya sudah terbiasa berperang dan mengetahui bagaimana menggunakan senjata sebagaimana diwariskan kepada mereka secara turun temurun. Nabi bersabda: Aku adalah bagian dari kalian dan kalian adalah bagian dariku. Akan kuperangi orang yang kalian perangi dan aku akan berdamai dengan orang yang kalian ajak berdamai.

Setelah itu Nabi Saw bersabda: Bawalah kepadaku 12 orang pemimpin kalian yang dapat mengurusi kaumnya. Kemudian ditetapkan 12 orang itu yaitu 9 orang berasal dari suku Khazraj yaitu As’ad dan Bara’ dan 3 dari suku ‘Aws yaitu Usayd. Pemilihan pemimpin ini dengan jumlah 12 orang adalah sebagai model dalam pembentukan suatu organisasi dan bentuk kepemimpinan Islam yang pertama kali sebagaimana diteladankan Rasulullah Saw.

Keputusan Nabi Saw ini disambut gembira oleh umatnya. Kaum Muslim Quraisy mulai banyak yang berhijrah. Hampir semua sahabat Nabi  sudah melakukan hijrah, walaupun mereka harus meninggalkan rumah dan harta mereka, kecuali Abu bakar dan Ali.  Beberapa rumah besar di Mekah terlihat kosong karena tokoh-tokohnya mengikuti Nabi Saw berganti dengan beberapa orang yang menghuninya dan itupun sudah lanjut usia. Mekah berganti dari kota yang dahulunya sejahtera dapat berubah hanya dalam waktu 10 tahun karena pengaruh Nabi Saw kepada mereka.

Tantangan Quraisy menghalangi Nabi Saw Berhijrah

Melihat itu Quraisy dengan segala cara untuk menghentikan mereka berhijrah. Mereka sangat terpukul dengan banyaknya orang yang berhijrah. Kepergian Nabi Saw sendiri keluar kota Mekah juga berjalan aman berkat mukjizat yang diberikan Allah. Salah satunya adalah ketika Quraisy mengawasi dan Nabi Saw mengetahui bila diawasi, kemudian Nabi Saw menyuruh Ali untuk tidur ditempatnya dan menyelimuti dirinya dengan kain Hadrami yang biasa Nabi Saw gunakan.

Dengan begitu Quraisy tahu bahwa Nabi Saw masih ada dan sedang tertidur. Pada saat itulah Nabi Saw kemudian membaca surat Yasin  dan ketika sampai ayat :”Dan kami adakan di hadapan mereka dinding dan dibelakang mereka dinding pula, dan kami tutup mata mereka sehingga mereka tidak dapat melihat, maka keluarlah Nabi Saw dari rumah itu yang sama sekali tidak diketahui oleh Quraisy.

Setelah keluar rumah, Nabi saw bertemu dengan Abu bakar Ra yang sudah menyiapkan unta untuk beliau. mereka sepakat untuk menuju gua Tsur.  Saat meninggalkan Mekah Nabi saw bersabda: “Dari seluruh bumi Allah, engkaulah tempat yang paling kucintai dan paling dicintai Allah. Jika kaumku tidak mengusirku darimu, maka aku tidak akan meninggalkanmu.

Saat mencapai Gua Tsur, Abu bakar Ra mengirimkan utusan untuk mengetahui respon Quraisy dengan telah tidak adanya Nabi Saw itu. Diperoleh informasi  bahwa kaum Quraisy merasa tertipu dan melipat gandakan hadiahnya sebanyak 100 ekor unta kepada siapa saja yang dapat menangkap Nabi Saw.

Pada hari ketiga Nabi Saw berada di gua Tsur. kaum Quraisy mendatangi tempat mereka. Abu bakar ketakutan, kemudian ditenangkan oleh Nabi Saw dengan membacakan ayat : Jangan bersedih karena sesungguhnya Allah beserta kita (QS Attawbah:40).

Namun sekali lagi ada mukjizat Allah, karena pintu gua itu dipenuhi sarang laba-laba dan begitu juga ada sarang burung merpati. Quraisy tidak jadi masuk ke gua karena logikanya mengatakan bahwa tidak mungkin ada orang didalamnya.

Setelah Quraisy pergi, Nabi Saw dan Abu bakar keluar dan melanjutkan perjalanan ke Yatsrib. Arah yang dilakukan adalah ke barat sedikit ke selatan dan setelah mencapai lau merah mereka bergerak ke utara menuju Yatsrib.  Perjalanan menyusuri pantai barat ini dilakukan beberapa hari. Pada salah satu malam pertama, mereka melihat bulan baru, bulan Rabiul awal.

Nabi selalu bersabda disetiap datangnya bulan baru: Wahai bulan sabit yang indah dan menjadi petunjuk arah, Aku beriman kepada Dia yang menciptakanmu.

Dalam perjalanan itu, mereka dikejutkan dengan datangnya kafilah kecil menuju mereka, Abu bakar Ra kuatir bila itu Quraisy yang sedang memburunya. ternyata itu adalah Thalhah, sepupu Abu bakar Ra yang datang dan mengabarkan bahwa ketika dirinya di Yatsrib, kaum disana sudah siap menyambut beliau.

Memasuki Madinah

Menjelang sampai ke Yatsrib Nabi Saw menerima wahyu :Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu melaksanakan hukum hukum Al Quran benar-benar akan mengembalikan kamu ketempat kembali (Al Qasas:85). Perjalanan kemudian dilanjutkan dan tak lama terbentang sebuah lahan subur diantara batu hitam sebagaimana yang dimimpikan Nabi saw sebelumnya.

Kota pertama yang dijumpai pada lembah itu adalah Quba. Quba adalah tempat sebagian besar kaum muhajirin Mekah tinggal. Di Quba hanya tiga hari dan Nabi Saw bersama Muhajirin Mekah membangun mesjid Quba sebagai mesjid pertama dalam islam.  Shalat Jumat pertama dilakukan di mesjid itu.

Dari Quba rombongan Nabi Saw melanjutkan perjalanan ke kota Yatsrib, dimana penduduk Anshor telah menunggu nabi Saw dan rombongan yang akan tiba. Luapan kegembiraan muncul dari penduduk dan berkata: “Selamat datang wahai Nabi Allah. selamat datang ya Nabi Allah”.

Sebagai janji memberikan perlindungan kaum Khazraj dan ‘Aws berbaris rapi berpakaian perang, lengkap dengan pedangnya.  Dalam kalender Masehi kedatangan Nabi Saw ke Yatsrib adalah tanggal 27 September 622 M.

Nabipun terus berjalan dan menyusuri kota dan berhenti pada suatu tempat dikala untanya berulang kali berlutut dan Nabi Saw melihat suatu halaman dan kemudian merapatkan dadanya ke tanah dan berkata : Inilah InsyaAllah tempat kediamanku.

Muadz dan awf menyampaikan bahwa pemiliknya adalah 2 orang anak yatim piatu bernama Sahl dan Suhayl. Dari halaman beliau inilah kemudian dibangun mesjid seperti di Quba yaitu masjid Nabawi. Kota Yatsrib pun berubah namanya menjadi Madinah Al Munawaroh.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s