Keutamaan tawadhu dan bersahaja dalam hidup

Kerendahan-Hati

Kerendahan hati atau tawadhu adalah buah manis dari pengetahuan. Tawadhu diwujudkan melalui sikap biasa, sederhana dan bersahaja dalam hidup, khususnya dalam berinteraksi dengan sesama.

Kerendahan hati yang demikian akan mengantarkan orang pada keluhuran budi. Kerendahan hati pasti disukai Tuhan dan orang lain dan akan menjadikan hidup tenang. Lawan dari kerendahan hati adalah kesombongan atau takabur.

Sabda Nabi : Siapa rendah hati karena Allah, maka Allah mengangkat (derajat)-nya; dan siapa sombong, maka Allah menyia-nyiakannya. (HR Abu Nu‘aim)

Sabda Nabi : Sesungguhnya Allah SWT telah mewahyukan kepadaku agar kalian bertawadhu‘, sehingga tak seorang pun menyombongkan diri kepada yang lain, atau seseorang tiada menganiaya kepada yang lainnya. (HR Muslim)

Ada doa Sheikh Abdul Qadir Jailani terkait permintaan menjadikan hamba yang tawadhu yang akan menjadikan diri ditinggikan derajatnya oleh Allah sehingga menjadi diperhitungkan manusia. Doanya adalah sebagai berikut :

Ya Allah jadikanlah hamba yang sabar dan pandai bersyukur. jadikan hamba yang hina menurut pandangan diriku, tetapi diperhitungkan menurut pandangan manusia.(Allahumaj alni saburan waj alni syakuran waj alni fii aini saghiran wa fii ayyuninnasi kabiron).

Seseorang yang sudah ditinggikan dan dimuliakan Allah, itu maka sikap yang paling baik adalah menghargai makhlukNya, termasuk bersikap biasa dengan sesama. Bersikap biasa maksudnya bersikap wajar, bersahaja, sederhana dan tidak berlebih-lebihan. Diri menjadi percaya diri dan yakin bila selalu bersama Allah.

Dirinya tidak berpandangan keatas karena melihat atau takjub kepada kedudukan orang yang lebih tinggi atau kaya, tidak juga berpandangan kebawah karena meremehkan dengan orang yang dibawahnya atau miskin.

Nabi Bersabda: Bersikap tawadhulah kalian dan pergaulilah orang-orang miskin maka kalian akan menjadi pemuka orang-orang yang dekat dengan Allah dan kalian akan terhindar dari kesombongan.

Inilah kondisi manusia yang tawadhu (rendah hati) dimana kondisi imannya dalam segala hal tetap dan stabil hanya berisikan tidak lain setengahnya sabar dan setengahnya lagi syukur.

Terkait dengan perilaku biasa, seharusnya seseorang melihat kepada tuntunan Nabi saw sendiri. Nabi Saw adalah seorang yang paling tawadhu dibanding manusia-manusia lain. Kedudukan dan kemuliannya dirinya sebagai kekasih Allah, tentu mudah baginya untuk mendapatkan kekayaan apapaun bumi dan seisinya. Namun sikap hidup beliau tetap biasa, tercermin dari tutur kata dan pergaulannya dengan sesama.

Sikap kepemimpinannya dan teladan daam rumah tangga amatlah indah dan tiada bandingnya, sempurna dengan tauladan kehidupan yang meyakinkan. Nabi Saw dalam keluarganya memperbaiki sandalnya sendiri, menjahit bajunya, membantu istri dirumah, makan bersama pelayan dan menjawab panggilannya dan sebagainya.

Sebagai umat Muhammad Saw bukan berarti harus berbeda dalam segala hal, justru harus sebaliknya menjadi biasa dan berbaur dengan yang lain sepanjang diri tidak larut dengan prilaku jelek orang lain. Abu Ali Ad Daqqaq berkata:

Berpakaianlah engkau selayaknya orang-orang berpakaian, makanlah engkau sebagaimana orang makan dan namun hindarilah sifat-sifat buruk mereka dengan cara yang santun.

Sabda Nabi Saw:Keimanan yang paling utama adalah kesabaran dan sikap toleran.

Dalam beberapa hadis, Nabi Saw menekankan agar seseorang menjadi biasa terkait Nabi Saw sendiri adalah manusia biasa dan dengan itu dimungkinkan dapat bermakrifat (berjumpa) dengan Nya, sesuai dalam surat Al Kahfi 110.

Firman Allah : Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa”. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s