Keistimewaan bulan Sya’ban

syaban copy

Penamaan Sya’ban diambil dari bahasa arab Yatasya’abun artinya berpencar atau Ya’aba yaitu bulan yang berada diantara 2 bulan utama yaitu Rajab dan Ramadhan. Beberapa keistimewaan dari bulan sya’ban itu adalah :

Syaban sesuai artinya adalah menjadikan amalan baik bercabang banyak sekali

Dalam suatu hadist diriwayatkan mengenai sya’ban sebagai berikut :

Sabda Nabi Saw: Allah menerima amal-amal seluruh hamba di bulan ini/bulan sya’ban. Kemudian Nabi bersabda : Tahukan kenapa disebut bulan sya’ban, lalu mereka menjawab : Sebab pada bulan ini amal baik/kebaikan itu bercabang (berpencar) banyak sekali.

Bulan yang dilalaikan padahal banyak kebaikan disana

Bulan sya’ban memiliki kaitan yang erat dengan bulan utama yang diagung-agungkan sebelumnya yaitu Rajab dan bulan sesudahnya yaitu Ramadhan. Posisi ini dalam suatu hadist diriwayatkan bila bulan Sya’ban ini acap dilalaikan.

Bagi sebagian besar ulama posisi bulan yang dilalaikan ini, banyak memiliki keutamaan karena akan menjadikan amalan menjadi tersembunyi dan terhindar dari riya. Dengan demikian menyembunyikan amalan sunah adalah suatu keutamaan.

Banyak ulama yang mengharapkan ridha Allah dengan mencari waktu-waktu untuk lebih dekat kepada Allah, dimana manusia yang lain melalaikannya. Contoh keutamaan amalan sunnah yang tersembunyi kurang diperhatikan adalah amalan sunah yang dilakukan  antara maghrib dan Isya.

Nabi Saw berpuasa lebih banyak di bulan ini

Nabi Saw memberi contoh bahwa beliau lebih banyak berpuasa dibanding bulan-bulan yang lain.

Aisyah berkata : Aku tidak pernah melihat Rasulullah menyempurnakan puasa 1 bulan penuh kecuali di bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat beliau berpuasa lebih banyak daripada bulan sya’ban.

Sya’ban bulan penyucian hati

Banyak ulama berkata bahwa Rajab, sya’ban dan Ramadhan adalah sebagai kesatuan proses pencucian jiwa yang bersih sehingga pantas untuk dapat menerima Lailatul Qadar yang turun di bulan Ramadhan.

Mereka berkata bahwa bulan Rajab adalah tahap untuk mensucikan raga/tubuh, bulan sya’ban untuk mensucikan lubuk hati dan Ramadhan untuk mensucikan jiwa/ruh, maka siapa yang mensucikan raga atau tubuhnya didalam bulan rajab, mensucikan hatinya di bulan sya’ban, maka sucilah jiwanya dalam bulan Ramadhan.

Dan sebaliknya siapa yang tidak bersegera mensucikan tubuhnya di bulan rajab, mensucikan hatinya pada bulan Sya’ban bagaimana mungkin dia mendapatkan kesucian jiwanya pada bulan Ramdhan?.

Ahli Hikmah menegaskan bahwa bulan rajab adalah untuk membersihkan dan beristighfar dari segala dosa dan bulan syaban untuk memperbaiki hati dari cacat, Ramadhan untuk menyinari jiwa dan Lailatul Qadar untuk taqarub mendekatkan diri kepada Allah.

Amalan di bulan sya’ban

Nabi Saw bersabda: Siapa yang mengagungkan bulan Sya’ban dengan bertakwa kepada Allah, taat beribadah serta mengekang hawa nafsunya dari laku maksiat, maka Allah mengampuni segala dosanya dan menyelamatkannya dari segala macam bahaya/bala dan macam-macam penyakit dalam tahun itu.

Posisi sya’ban sebagai pengantar amalan utama di bulan Ramdhan hendaknya diisi dengan berbagai amalan seperti yang ada di bulan Ramadhan. Hal ini dilakukan adalah diri akan menjadi terbiasa untuk melakukan hal itu di kala memasuki Ramadhan. Amalan baik yang segera dilakukan adalah seperti berpuasa, bersedekah dan banyak membaca Al Quran.

Terkait membaca Al Quran, Salamah bin Suhail berkata : Ada yang mengatakan bahwa bulan sya’ban adalah bulannya para pembaca Al Quran.

Syaikh Ibn Rajab al-Hanbali meriwayatkan dari Anas Ra.: “Kaum muslimin ketika memasuki bulan Sya’ban, mereka menekuni pembacaan ayat-ayat al-Quran dan mengeluarkan zakat untuk membantu orang-orang yang lemah dan miskin agar mereka bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan.”

Keistimewaan malam Nishfu Sya’ban

Sabda Nabi Saw : Siapa yang menghidupkan 2 malam hari raya dan malam nishfu sya’ban maka tidaklah mati hatinya, ketika umumnya hati mati.

Nalam nishfu sya’ban adalah malam pertengahan bulan itu. Dari Atha bin Yassar, katanya tiada malam sesudah Lailatul Qadar yang utama melebihi malam Nishfu Sya’ban.

Sabda nabi Saw selanjutnya: Kelebihan bulan sya’ban mengatsi semua bulan, adalah bagian kelebihanKu mengatasi seluruh para Nabi. Dan kelebihan bulan Ramadhan mengatasi semua bulan, adalah bagaikan kelebihan Allah mengatasi para hambaNya sesuai surat Al Qashash 68

Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia).

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s