Ibadah hakekatnya adalah untuk kebutuhan dan kepentingan diri sendiri

shollu

Firman Allah : Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. dan jika kamu berbuat jahat, maka kejahatan itu untuk dirimu sendiri.

Selanjutnya dari kitab Al Hikam, Ibnu Athaillah berkata : Kepatuhanmu tidaklah berguna bagiNya dan kemaksiatanmu pun tidaklah berbahaya bagiNya, Dia menyuruhmu berbuat ini dan melarangmu berbuat itu adalah demi kepentinganmu sendiri.

Tuhan sebagai pencipta, tentu merdeka dari seluruh makhluk, sekalipun manusia seluruhnya berbuat baik atau menjadi shaleh dan sebaliknya seluruh manusia berbuat buruk, tidaklah akan mengurangi Kemutlakan dan kemuliaanNya.

Manaati dan mengalah kepada kehendak Allah adalah jalan yang lurus menuju kehadiran Illahi. Allah tidak membutuhkan kita, Kitalah yang membutuhkanNya.

Lebih lanjut Ibnu Athaillah berkata : Marasa butuh adalah watak aslimu, sedangkan sebab-sebab adalah menjadi pengingatmu terhadap apa yang tersembunyi darinya bagimu. Dan, kebutuhan-kebutuhan intrinsik tak pernah hilang oleh peristiwa-peristiwa luar.

Bila diri jujur dan sportif, susunan dan kondisi azali manusia berlandaskan pada ketergantungan yang terus menerus dan total kepadaNya. Kadang-kadang kita terpesona oleh karuniaNya yang berupa kemampuan, kekuatan atau pengetahuan, serta lupa akan kesalahan ataupun kebutuhan yang tersembunyi yang hanya bisa diingat lagi dengan kembali mengakui kondisi asal kita yang serba terbatas dan miskin.

Terus menerusnya rasa membutuhkan itu akan berbuntut pada terus menerusnya kesadaran atas KemurahanNya.

Ibnu Athaillah berkata : Sebaik-baik waktumu adalah kapan engkau menyadari kekuranganmu, dan engkau kembali mengakui kerendahanmu.

Dijelaskan bahwa kemajuan spiritual yang sesungguhnya hanya akan tercapai dengan diri mengalami keterbatasan, penderitaan dan kesusahan. Jika diri dijauhkan dari kesenangan kesenangannya serta direndahkan, maka pintu-pintu cahaya dan mata batin terbuka.

Kalau si salik benar-benar bernar tak berdaya, yang maha Kuat dan maha Pemurah berada didekatnya. Kebutuhan-kebutuhan diciptakan olehNya untuk mengantar kita menuju pintuNya.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s