10 sifat setan didalam diri dan 10 penangkalnya

Nature_Volcano_Volcano_Eruption_Lava_Landscape_Mountain_Night_36756

Dari Kitab Tanbihul Ghafilin di ulas mengenai 10 sifat setan yang dibisikan dan dihembuskan kedalam diri manusia melalui sifat-sifatnya dan 10 cara mencegah atau menangkalnya  adalah sebagai berikut:

  1. Bila diri ditiupkan sifat tamak, rakus dan  buruk sangka, maka penangkalnya adalah percaya dengan Janji Allah  dan memupuk sifat Qana’ah dalam hati.
  2. Bila diri dibisikkan untuk memiliki panjang angan-angan, maka penangkalnya adalah dengan menyadarkan hati bahwa kematian  pasti datang secara tiba-tiba dan kita tidak tahu dimanakah waktu dan tempat kala ajal menjelang.
  3. Bila diri dihembuskan keinginan untuk bersantai dan selalu mengejar nikmat, maka penangkalnya adalah dengan mengingat bahwa  segala nikmat dapat hilang seketika dan itu  akan dihisab di hadapan  Allah  dengan amat berat.
  4. Bila diri dirasuki sifat ujub dan bangga diri, maka penangkalnya adalah bahwa kita tidak tahu siapakah diri kita sebenarnya, apakah Allah menggolongkan diri kita sebagai yang beruntung diantara golongan mereka yang beruntung atau diri kita merugi bersama dalam golongan mereka yangme rugi.
  5. Bila diri dihinggapi sifat untuk meremehkan kawan dan tidak menghargai mereka, maka penangkalnya adalah kita wajib menghormati  mereka karena Allah  dan Rasulullah Saw serta orang mukmin tidak pernah meremehkan apalagi meniadakan siapa pun.
  6. Bila diri diliputi sifat hasad dengki, maka penangkalnya adalah kita wajib memiliki pemahaman dan kesadaran, karena sesungguhnya Allah SWT Maha Adil dalam membagi rezeki maka kita tidak boleh iri atau dengki dengan harta yang Allah SWT telah karuniakan kepada seseorang.
  7. Bila diri diberi sifat riya’ dan pujian seseorang, maka penangkalnya adalah kita wajib memiliki  sifat Ikhlas dan tidak menerima pujian seseorang, karena pujian hanya milik Allah dan dengan menyandangnya itu adalah bentuk syirik kepada Allah SWT. Allah   berfirman ”  Maka barangsiapa yang mengharap akan bertemu dengan Allah  hendaklah beramal soleh dan tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatupun “.
  8. Bila diri disisipkan sifat Kikir atau Bakhil, maka penangkalnya  adalah dengan menyadari  bahwa semua yang ada pada diri dan yang didapat akan binasa dan akan hilang, maka hendaklah kita menginfaqkan harta tersebut kepada Allah SWT. Karena sesungguhnya harta yang diinfaqkan itulah yang kekal dan tidak akan binasa. Allah telah berfirman ” Apa yang ada padamu akan rusak binasa dan apa yang ada di sisi Allah SWT akan kekal”.
  9. Bila diri diperdayai dengan sifat  sombong, maka penangkalnya adalah bahwa sesungguhnya Allahlah  yang menjadikan kita dan semua yang kita miliki maka tidak ada gunanya diri untuk berbangga dihadapan Allah.  Allah  telah berfirman ” Sesungguhnya kami jadikan kamu lelaki dan perempuan dan kami jadikan kamu bersuku-suku  serta berbangsa-bangsa supaya kamu saling kenal mengenal. bahwa sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu adalah mereka yang paling bertaqwa “.
  10. BIla diri disusupkan sifat tamak, maka penangkalnya  adalah kita tidak boleh berharap mengambil sesuatu dari orang lain, tetapi wajiblah kita berharap kepada Allah  dengan sesuatu yang kita harapkan dan mengambilnya sesuai dengan jalan Allah, sesungguhnya Allah  telah berfirman ” Barang siapa bertawakkal kepada Allah, maka Allah  akan memberi kepada mereka jalan keluar dari segala kesempitan dan Allah SWT akan memberi rezeki kepadanya  dari arah yang tidak disangka-sangka “.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s