Ujub: cela dan bahayanya

ujub

Dalam kitab Mauidzatul Mukminin, Imam Gazali menyebutkan bahwa artinya ujub adalah membanggakan diri sendiri, merasa heran dengan diri sendiri dengan sebab adanya satu dan  lain hal. Diri sendiri yang dimaksudkan ini ialah mengenai pribadinya, golongannya, kelompoknya atau apa saja yang erat hubungannya dengan diri sendiri.

Dalaim kaitan ini ujub menimpa orang yang memiliki kualitas dalam hal ilmu dan ibadah yang sudah baik. Iblis telah meniupkan sesuatu di hati mereka agar menjadikan ilmu dan ibadah itu sebagai sesuatu yang dapat dibangga-banggakan dihadapan orang lain.

Ibnu Mas’ud berkata: Kebinasaan itu terletak dalam 2 perkara yaitu putus asa dan ujub. Satu hal yang menjadikan ujub adalah adalah kesombongan yang bermula dari ibadah yang dilakukan berupa sangkaan bahwa dirinya adalah bersih, suci dan selalu memiliki kebaikan sesuai Firman Allah :

Mereka mengira bahwa mereka itu berbuat kebaikan (Kahf: 104) dan

Firman Allah : Janganlah kamu mengira sudah menyucikan dirimu sendiri (An Najm:32)

Akhlaq semacam ini adalah sangat tercela dan sama sekali tiada kebaikannya. Rasulullah Saw  bersabda:

Ada tiga hal yang merusakkan (ahlaq, jiwa dan agama) yaitu kikir yang diikuti, hawa nafsu yang diperturutkan dan keheranan seseorang pada dirinya sendiri (ujub)

Bahaya ujub amat banyak sekali:

1. Ujub akan memunculkan sifat sombong dan takabur

Ujub menjadikan orang lupa akan dosa-dosanya sehingga melalaikannya atau menjadikan dosa-dosanya sebagai hal yang tidak perlu diperhatikan, diingat dan disepelekan. Ujub dalam perkara ibadah, dia mengira amal shaleh nya telah mendapat ganjaran ang besar, dia tidak mengira bahwa setiap amalan harus diserta ridhoNya agar dapat menjadikannya bernilai dimata Allah.

2. Lupa akan bahaya ujub

Manisnya sangkaan orang terhadap dirinya, kadang menjadikan orang lupa dengan bahaya ujub itu sendiri, sehingga menjadikan dirinya tertipu. Segala karunia Allah telah disangkanya sebagai bentuk tingginya kedudukan dirinya di hadapan Allah karena amalan yang telah dilakukan.

3. Senang mengkultuskan diri

Sifat ujub akan mengarah seseorang untuk memuji dirinya sendiri, menyanjung-nyanjung dirinya sebagai yang paling suci, bersih dari segala kesalahan dan dosa.

Terpeliharanya sifat ujub didalam diri akan menyebabkan seseorang menjadi sebagai berikut:

  • Tidak suka mencari kemanfaatan suatu ilmu pada orang lain, sebab diri sudah merasa pandai.
  • Tidak menyukai bermusyawarah dengan sesama, lebih menyukai orang lain mengiyakannya dan meminta pendapatnya akan selalu jadi pedoman dan wajib dipenuhi.
  • Tidak suka bertanya, karena malu berlaku demikian dianggap sebagai orang bodoh.

4. Ujub akan lebih mengutamakan kepentingan sendiri

Konsekuensi orang yang selalu membanggakan dirinya, maka orang yang ujub akan selalu mengutamakan dirinya sendiri, tidak perlu memikirkan orang lain.

5. Tindakannya melampaui batas

Orang yang ujub cenderung melampaui batas dan bertindak diluar logika atau akalnya. Dia tidak akan mengindahkan semua nasehat yang baik atau petunjuk yang benar yang keluar dari orang lain.

Cara mengobati

Adapun bagaimana mengobatinya adalah menyadari bahwa semua itu adalah buah dari kebodohannya semata. Hendaknya mengembalikan segala sesuatunya kepada kekuasaan Allah dan bersyukur sebab antara lain :

  • telah dikarunia tubuh yang sehat, kuat,
  • akal yang cerdas,
  • fikiran yang cerdik,
  • kepandaian yang banyak dan pandangan yang luas,
  • keturunan yang baik,
  • kekuasaan atau jabatan yang dimiliki,
  • banyaknya anak, pelayan dan pengikut, dan banyaknya harta.

Ujub terkait ilmu juga hendaknya menyadari bahwa ilmu yang dimiliki manusia itu sangatlah sedikit sekali, sekalipun menurut sangkaan manusia ilmu itu sudah sangat luar biasa.

Harus sadar pula bahwa Allah berkehendak melebihkan orang yang satu dengan yang lainnya, sehingga setiap orang memiliki rahman dan rahimnya masing-masing. Tiadalah perlu iri dan dengki satu sama lain.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s