Makna idul fitri

Kumpulan+Kartu+Ucapan+Selamat+Idul+Fitri+%28Lebaran%29+2011-1432H-2

Arti Idul Fitri

Ied-ud-Fithr terdiri dari dua kata, yaitu ied yang artinya hari raya,  Dikatakan ied karena pada hari itu Allah s.w.t telah memberikan rahmat dan mengembalikan kegembiraan dan rasa suka cita kepada hambaNya.

Kata kedua fithr yang artinya fitrah, kesucian dan kebersihan jiwa.  Pada hari itu seorang hamba akan kembali suci karena telah beribadah dan bertobat kepada Allah dan telah memaafkan sesamanya. Maka ada yang menyebut hari idul fitri sebagai hari kemenangan karena kita berhasil mengalahkan hawa nafsu kita selama sebulan penuh.

Idul Fitri dalam al-Qur’an

Allah s.w.t. berfirman dalam surah al-A’la (14-15):

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang. “

Qatadah dan Ata’ mengatakan yang dimaksud dengan membersihkan diri dalam ayat ini adalah mengeluarkan zakat fitrah. Abu Said al-Khudri berkata: yang dimaksud dengan “ingat nama Tuhannya” adalah dengan mengumandangkan takbir pada hari Idul Fitri dan melaksanakan sholat Ied”.

Keutamaan Idul Fitri

Banyak fadlilah dan keutamaan yang diturunkan Allah s.w.t. pada hari idul fitri.

Dari Anas bin Malik Rasulullah s.a.w. bersabda ” Pada malam Idul Fitri Allah membayarkan pahala orang-orang yang berpuasa Ramadhan, lalu Allah memerintahkan kepada malaikat-malaikatNya di pagi hari itu agar turun ke bumi, mereka berdiri di ujung-ujung jalan dan pintu-pintu masuk perkampungan seraya menyerukan kepada mahluk di bumi ini dengan suara lantang yang didengarkan oleh semua mahluk bumi kecuali manusia dan jin : wahai umat Muhammad keluarlah kepada Tuhanmu Yang Maha Besar, Menerima hal kecil, Membalas dengan kebesaran, Memaafkan dosa besar.

Ketika mereka mulai berduyun-duyun ke masjid-masjid dan mendirikan sholat dan berdoa, maka Allah tidak mendengar permintaan mereka kecuali mengabulkan hajatnya, memberi permintaannya dan mengampui dosa-dosanya. Lalu mereka keluar dari masjid dalam keadaan diampuni oleh Allah”.

Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa malam Idul Fitri disebut malam pemberian hadiah, pada malam itu Allah berseru kepada malaikatnya:

“Aku bersaksi wahai malaikatku bahwa Aku telah memberikan pahala puasa hamba-hambaKu, pahala sholat-sholat mereka. Aku limpahkan kepada mereka ridal dan ampunanKu. Kemudian Allah berfirman “Wahai hamba-hambaku, demi keagungan dan kemuliayaanKu, apapun yang kalian minta untuk hari akhirmu pasti akan Kukabulkan, apapun yang kalian minta untuk dunia kalian pasti akan Kuikutkan, Aku akan tutupi kekuranganmu sejauh engkau mengingatKu, keluarlah dengan ampunan dan ridlaKu”.

Amalan utama dalam merayakan idul fitri

1. Membayar Zakat Fitrah

Sebelum Idul Fitri, hal yang layak untuk dipersiapkan adalah membayar Zakat Fitrah.

Hadist Ibnu Abbas menegaskan bahwa “Barangsiapa mengeluarkan Zakat Fitrah sebelum sholat Ied maka itu merupakan Zakat Fitrah yang diterima dan barangsiapa mengeluarkannya setelah sholat Ied maka itu seperti sedekah biasa” (H.R. Abud Dawud).

2. Perbanyak membaca takbir

Memperbanyak membaca takbir pada malam Iedul Fitri. Itu merupakan ibadah yang kita lakukan untuk meninggalkan Ramadhan dan untuk menyambut kedatangan ‘Idulfitri.

Firman Allah Ta‘ala: “Dan agar kamu membesarkan Allah atas apa-apa yang telah Ia memberi petunjuk kepada kamu, dan agar kamu bersyukur (atas nikmat-nikmat yang telah diberikan”.( Surah Al-Baqarah : 185)

3. Perbanyak Zikir

Menghidupkan malam Idul Fitri dengan memperbanyak dzikir, sholat atau membaca al-Qur’an. Dalam sebuah hadist riwayat Udah bin Shamit Rasulullah bersabda :“Barang siapa menghidupkan malam Ied dengan beribadah kepada Allah, niscaya hatinya tidak akan mati di hari dimana hati-hati manusia telah mati” (H.R. Thabrani).

4. Shalat Ied

Sebelum shalat Ied, hendaknya mandi, memakai wangi-wangian, memakai pakaian yang terbaik, (bukan berarti baru), memendekkan kuku yang panjang dan menghilangkan bau badan.

Disunnahkan agar datang ke masjid atau tempat sholat Ied dengan berjalan kaki dan berangkat dan pulang dari masjid melalui jalan yang berbeda untuk syiar agama.

Disunnahkan sarapan pagi dengan bilangan kurma ganjil sebelum berangkat ke masjid untuk sholat Ied. (H.R. Bukhari) dan ini berbeda dalam idul adha, sarapan dilakukan sesudah shalat ied.

Menunjukkan rasa gembira dan bahagia kepada semua orang yang ditemui serta bersikap dermawan lebih dari hari-hari biasa.

Sholat Idul Fitri hukumnya sunnah mu’akkadah. Waktu Sholat Ied adalah setelah matahari terbit setinggi tombak hingga waktu tengah hari.

Tempat dilaksanakan sholat Ied menurut mayoritas ulama adalah di lapangan luar kota kecuali kota Makkah dimana sholat Ied lebih utama dilaksanakan di Masjidil Haram. Mayoritas ulama juga berpendapat bahwa sholat Ied di masjid dengan tanpa sebab seperti hujan, hukumnya makruh.

(Sesuai hadist Abu Dawud dll.). Hanya ulama Syafi’iyah yang mengatakan bahwa sholat Ied di masjid lebih utama dalam segala kondisi, dengan alasan dan dalil bahwa masjid merupakan tempat yang lebih mulia dari tempat apapun, terkecuali bila masjid sempit sehingga tidak menampung semua jamaah, maka disunnahkan di lapangan.

5. Perbanyak Silaturrahmi dan saling meminta maaf

Kebersihan hati yang tercipta oleh ibadah puasa kita selama sebulan penuh akan lebih sempurna kalau dipoles dengan pembersihan diri dari hak-hak orang lain. Dosa kita kepada Allah telah kita tebus dengan ibadah dan taubat selama sebulan penuh, kini saatnya dosa-dosa kita kepada teman dan saudara kita juga kita hapuskan dengan saling meminta maaf dan saling mendoakan.

Dalam sebuah hadist riwayat Salman al-Farisi Rasulullah Saw menyatakan :

“Seorang muslim ketika bertemu dengan saudaranya seiman, lalu diambilnya tangan saudara bersalaman, maka dosa-dosa keduanya berjatuhan laksana jatuhnya daun-daun dari pepohonan kering di saat angin berhembus, dosa-dosa keduanya diampuni meskipun sebanyak buih lautan” (H.R. Thabrani).

Pada hari Idul Fitri ini juga saatnya mempererat tali silaturrahmi yang sudah terjalin dan menyambung tali silaturrahmi yang terputus. Saling mengunjungi saudara dan sahabat merupakan cara untuk meningkatkan tali silaturrahmi tersebut. Mungkin di luar hari raya kita enggan untuk berkunjung ke teman atau sahabat kita karena tidak ada alasan yang tepat, maka di hari Iedul Fitri ini kita manfaatkan untuk seling berkunjung.

Minal Aidin Wal Faizin. Mohon maaf lahir batin

Semoga Amal Ibadah kita selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah Yang Maha Agung.

Disusun oleh

Muhammad Niam, LLM
Koordinator Pesantren Virtual.com

Wallahu A’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s