Mushaf Al Quran: antara keutamaan membaca dan menghafalnya

al-quran

Terkadang diri agak menyesali karena ketidak mampuannya untuk dapat menghafal lebih banyak ayat-ayat Al Quran. Semakin umur beranjak, maka semakin sulit diri untuk menghafal walau hanya 3 ayat pendek sekalipun. Diri kemudian iri melihat para hafidz yang dengan fasih dan lancarnya mampu melafalkan ayat-ayat suci tanpa harus melihat mushaf Al Quran.

Namun demikian menjadi menarik apa yang disampaikan imam Qurthubi bahwa trnyata banyak keutamaan bila seorang hamba yang masih membaca Al Quran dengan mushaf daripada hamba yang membacanya tanpa mushaf alias menghafalnya.  Dalilnya adalah sebagai berikut:

1. HR Abu Ubaid

Diriwayatkan bahwa Abu baid al Qasim bin Salam berkata : Na’im bin Hamid memberitahukan kepada kami Baqiyah bin Walid dari Muawiyah bin Yahya, dari Sulaiman bin Muslim dari Abdullah bin Abdurrahman dari sebagian sahabat Rasulullah Saw, ia berkata bahwa belaiu bersabda:

Keutamaan orang yang membaca Al Quran dengan melihat mushaf dengan membacanya  dan secara hafalan adalah seperti keutamaan ibadah fardhu dibanding ibadah sunat.

2. HR Hudzaifah

Diriwayatkan dari Hadist Hudzaifah dari Nabi Saw  bahwa beliau bersabda:

Membaca Al Quran tanpa Mushaf memperoleh seribu derajat dan membaca Al Quran dengan melihat mushaf berlipat lagi sampai dua ribu derajat darinya.

3. Abdullah bin Hasan dan syadad bin Aus

Abdullah bn Hasan bekata : 12 sahabat Rasululah Saw bersepakat bahwa ibadah yang paling utama adalah membaca mushaf dengan melihatnya dan syadad bin Aus berkata : Tiada yang lebih pedih bagi setan dari membaca Al Quran dengan melihat Mushaf,

4. Abul Ahwash dan Makhul

Abul Ahwash eriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:

Barang siapa ingin dicintai Allah dan RasulNya maka hendaklah ia membaca Mushaf.

Makhul juga meriwayatkan dari Ubadah bin Shamit ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:

Ibadah yang paling utama bagi umatku adalah membaca Al Quran dengan melihat.

5. Hadist Ismail bin Ayyasy

Hadist Ismail bin Ayyasy dari Bahir bin Said dari Khalid bin Ma’dan dari Abu darda bahwa Rasulullah Saw bersabda:

Barang siapa membaca 200 ayat dalam mushaf setiap hari dengan melihat, maka ia memberi pertolongan kepada tujuh kubur di sekitar kuburnya dan Allah meringankan azab kedua orang tuanya meskipun orang tuanya itu termasuk orang-orang yang musyrik.

Rahasia keutamaan membaca Al Quran dengan mushaf

1. Memberi bagian mata untuk ibadah dan menjaga kesucian mushaf Al Quran

Para ulama berkata : faedah membaca Al Quran dengan hafalan adalah menguatkan hafalan, senantiasa ingat dan memungkinkan untuk mentafakurinya. Sedangkan membaca Al Quran dengan melihat adalah meyakinkan bahwa tidak akan mencampur dengan menambah dan mengurangi, mendahulukan ayat atau mengakhirkannya.

Membaca Al Quran juga memberikan bagian ibadah dari membaca Al Quran kepada mata karena sesungguhnya mata itu menyampaikan berita kepada jiwa sedangkan antara jiwa dan dada ada hijab, padahal Al Quran ada didalam dada.

Zaid bin Aslam meriwayatkan dari Atha bin Yasar dari Abu Sa’id al Khudri ia berkata : Rasulullah Saw bersabda:

Berilah mata kalian bagian dalam ibadah Para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, apakah bagian mata dalam beribadah itu? Rasulullah Saw bersabda: membaca Mushaf memikirkannya dan mengambil pelajaran dari keajaiban-keajaibannya

Apabila seseorang menghafal, telinganyalah yang akan menyampaikan kepada jiwanya. Karena itu alangkah lebih baik bila kedua-duanya sehingga mata dan telinga bersama-sama menyampaikan kepada jiwanya terhadap kebenaran ayat-ayat suci Al Quran yang dibacanya.

Menjadi penting akhirnya untuk tidak memperdulikan mushaf, karena mushaf sendiri memiliki haknya dan membacanya akan lebih baik bila dalam keadaan bersuci.

2. Motivasi untuk mau membaca Al Quran

Hikmah dibalik itu adalah adanya kemahaadilan Allah bahwa seseorang yang masih taraf membaca mushaf Al Quran secara langsung, belum mampu dirinya untuk menghafalnya diberi balasan yang lebih besar tiada lain adalah untuk lebih memotivasi.

Hal yang sama terjadi bahwa Allah lebih menghargai orang yang masih belajar membaca dan masih mengeja Al Quran karena tidak lancar membacanya dengan memberi 2 pahala dibanding orang yang sudah lancar membaca. 2 pahala itu adalah usaha dan kepayahan dirinya dalam membaca Al Quran dan pahala membaca Al Quran itu sendiri.

Karena itu bacalah terus Al Quran sebagaimana Ustman bin Affan berkata:

Sungguh demi Allah, aku tidak suka satu haripun datang kepadaku sementara aku tidak melihat janji Allah (Al Quran) di hari itu.

Walahu a’lam

2 thoughts on “Mushaf Al Quran: antara keutamaan membaca dan menghafalnya

  1. Sesungguhnya membaca Al Quran itu perlu :
    1. Tau arti sesunggunhnya kata per kata (jgn berpatokkan dengan yg sdh di artikan saja) artinya bisa menterjemahkan sendiri arab-indonesia nya dan memang harus pintar bahasa arab dan artinya.
    2. Harus dengan kerendahan hati dan berbesar hati dengan kata kata yg terdapat di dalam Al Quran tersebut.
    3. Minta bimbingan Allah untuk bisa memahami isi dari FirmanNya itu.
    4. Kalau tidak mengerti arti dari kata-kata arabnya, tanyakan pd ahli bahasa agar lebih objektif artinya.
    5. Kalau masih ga bisa juga.. yawdah deh ikutin aja yang ada… hahaha.. tp kalau bisa sih usahakan dulu 4 poin di atas ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s