Tahun-Baru-Islam

Tahun baru Islam 1437 adalah langkah yang baik untuk melakukan Hijrah. Ibnu Al Qoyyim al jauziyah menyampaikan bahwa hijrah yang utama ada 2 yaitu :

1, Hijrah kepada Allah SWT

Hijrah kepada Allah diwujudkan dengan selalu memunajatkan permohonan, mahabbah, ubudiyyah, tawakal, jalan pertobatan, kepasrahan, kecemasan, harapan, kefokusan dalam menghadap, ketulusan dan kesungguhan dalam berlindung serta merasa butuh kepadaNya dalam setiap hembusan nafas.

2. Hijrah kepada RasulNya

Hijrah ini diwujudkan agar dalam setiap gerak dan diamnya lahir maupun batin, sesuai dan cocok dengan syariat beliau yang telah menjelaskan secara rinci apa saja yang di cintai Allah SWT dan diridhoiNya.

Dan Allah SWT, tidak menerima suatu agama dari seorangpun melainkan hanya agama beliau, dan setiap amal yang tidak sesuai dengan syariat beliau, maka itu adalah bagiannya jiwa atau nafsu, bukan bekal hari akhir.

Al Junaid Ibnu Muhammad, salah seorang syekh thariqah dan imam Ath-Thaifah berkata: Jalan semuanya terbuntu kecuali jalan orang yang menapaki jejak-jejak Nabi Muhammad Saw, karena Allah SWT berfirman dalam sebuah atsar :

Demi kemuliaan dan keagunganKu, seandainya mereka datang kepadaku dari setiap jalan dan meminta dibukakan dari setiap pintu, sungguh Aku tidak akan membukakan untuk mereka hingga mereka masuk dibelakangmu.

Ada seorang arif berkata : Setiap amal tanpa mengikuti Nabi Muhammad Saw, maka itu adalah bagian dan kesenangan untuk nafsu.

Dan ketika ada tidaknya kebahagian adalah tergantung kepada apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw, maka sudah semestinya bagi orang yang menginginkan kebaikan bagi dirinya untuk menggunakan setiap detik usianya untuk mengenal beliau, menjadikan keinginannya hanya untuk mencintai beliau.

Dan ini adalah cita cita paling luhur yang orang-orang menyingsingkan lengan baju untuk bersiap-siap berlomba dan berkompetisi untuk mencapainya.

Wallahu a’lam

Advertisements