Dakwah dalam lagu (3): Sluku sluku bathok

Tembang Jawa ini dulu populer sekali di kalangan anak-anak era 90-an dan sebelumnya. Jika ditelisik lebih jauh, ternyata lagu itu merupakan buatan Wali Sanga yang digunakan sebagai metode dakwah.

Dahulu mereka membuat syiar yang mudah ditangkap masyarakat awam saat itu. Mata pencaharian masyarakat pada masa itu adalah bertani yang disimbolkan dengan ngluku sebagai kata yang dijadikan judul lagu Sluku sluku bathok.

Disarikan dari pengajian kyai kondang asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid, Syair Sluku-Sluku Bathok merupakan salah satu gendhing Jawa yang digunakan oleh Wali Sanga untuk syiar agama Islam.

Syair tersebut bukan sekedar syair, tetapi mempunyai makna yang tersirat dalam versi bahasa Arabnya. Syair dan makna yang terkandung dalam tembang tersebut, yakni:

1. Sluku-sluku bathok/Usluku suluka bathnaka
Ikutilah jalan perutmu. Manusia disuruh untuk mengambil jalan seperti jalan perut yang telah terisi makanan. Jalan itu adalah jalan lurus.

2. Bathoke ela-elo/Bathnaka La ilaha illallahu
Isilah batinmu (perut) dengan La ilaha illallahu. Manusia disuruh untuk mengisi batin dengan La ilaha illallahu, karena dalam perut (bathnaka) segala sesuatu ada.

3. Si Rama menyang Solo/Siiruu ma’aa man sholla
Berjalanlah kalian semua mengikuti orang yang shalat. Hal itu agar kita juga selalu bisa menjaga shalat kita.

4. Oleh-olehe payung montho/Allahu faizun ‘ala man taaba
Allah menyukai orang-orang yang taubat. Taubat di sini juga diartikan dengan orang yang kembali ke jalan yang benar, yakni Islam.

5. Tak jenthit lolo lobah/Ittakhidzillaha Robba
Jadikanlah Allah sebagai Tuhan kalian semua.

6. Wong mati ora obah/Man maata roaa dzunuubah
Barang siapa yang mati akan ditunjukkan dosanya.

7. Yen obah medeni bocah/Dzunuuba dainin yaghillu yadah
Dosa utang akan membelenggu kedua tangan. Utang itu baik berupa ibadah kepada Allah maupun utang sesama manusia.

8. Yen urip goleka dhuwit/Rottibil kolbi bil qouluts tsabit
Jagalah hatimu dengan ucapan yang telah disebutkan sebelumnya, yakni La ilaha illallahu.

(https://www.goodnewsfromindonesia.id/2016/10/05/makna-dahsyat-lagu-tradisional-sluku-sluku-bathok)

Wallahu a’lam

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s