Kisah haji 6 : Kesombongan seorang diplomat

mekah

Saya mendapat cerita ini dari seseorang rekan kerja sesama diplomat di suatu negara, ceritanya adalah sebagai berikut :

Ada seorang diplomat senior yang berkesempatan menunaikan haji setelah penempatan yang sekian kali di berbagai belahan dunia. Dia sudah mengunjungi hampir semua kota besar di dunia seperti New York, London, Paris, namun sayangnya ke Mekah itu belum pernah.

Dengan profesi sebagai diplomat dimanapun kota atau wilayah manapun dia datang, selalu paling cepat beradaptasi dan menguasai seluk beluk dan liku liku satu wilayah secara detail.

Suatu waktu, dengan percaya diri dia pernah berkata kepada seseorang: ” Aku heran, kok orang bisa tersesat ketika haji. Kalau anda datang ke suatu wilayah, langkah pertama ingatlah benchmark atau landmark apa yang dapat ditandai di kota itu. Ingat dan hafalkan sudut sudut dan tanda tanda utamanya, pasti tidak akan tersesat.”

Dengan pengetahuan dan kepercayaan diri (kesombongan) seperti itu, dia masuki kota Mekah. Maka di hari pertama, ia hilang tersesat dan baru tiba di hotel setelah tiga hari. Menurut para jemaah haji, mungkin dia lambat untuk segera sadar dan tobat.

Wallahu a’lam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s