ini 4 cara untuk melihat cela diri

maxresdefault

huruf-b-mdanyak orang yang selalu yakin bahwa dirinya selalu baik, padahal di balik itu kita punya cela. Untuk orang yang tidak sportif  sangat sulit bila diri menilai cela sendiri, yang ada kita cenderung menyanggahnya. Seseorang sportif dan mau menerima cela diri akan sangat mudah dan terang dalam melihat hal itu

Rahasianya adalah sesungguhnya dalam diri terdapat cermin yang akan memantul secara jelas dan sesuai wujud aslinya yang dapat membantu kita melihat cela diri.  Dalam diri yang bersih cermin tersebut akan mampu merefleksikan lingkungan dengan jujur dan dengan itu dapat membantu untuk menghilangkan cela diri seseorang.

Imam Al Gazali kemudian memberikan cara dalam melihat cela diri tersebut melalui  4 cara yang dapat dilakukan seseorang yaitu :

1  Bantuan guru

Meminta bantuan guru atau orang lain yang memiliki kedudukan (maqom) yang lebih tinggi dari diri kita. Sebagai guru tentunya dapat melihat cela muridnya dan memberitahu bagaimana mengatasi cela atau penyakitnya itu.

2. Bantuan sahabat

Mencari sahabat yang dipercaya yang mau berkata jujur kepada diri, bukan yang selalu memuji dan berkata tidak sebenarnya. Umar bin Khatab ra  berkata: Semogalah Allah merahmati seseorang yang suka menunjukkan padaku apa-apa yang menjadi celaku”.

3. Bantuan Musuh

Hendaknya meneliti apa-apa yang diucapkan musuh atau orang yang membenci diri kita. Musuh akan selalu ada sebaik apapun seseorang berbuat baik. Logikanya keburukan diri tidak akan meungkin disampaikan pada orang-orang yang mencintai diri kita.

4. Bergaul dengan lebih banyak orang

Pergaulah dengan lebih banyak orang disegala golongan karena dengan itu akan terlihat berbagai cela dan penyakit di suatu umat/masyarakat. Hendaknya itu dapat dijadikan cermin untuk melihat cela diri melalui cela orang lain. Dirinya sadar bahwa sifat dan keinginan hawa nafsu manusia adalah sama saja, sehingga apa yang menjadi sifat orang lain, maka itu juga tercermin atau tidak terlepas dari sifat dirinya, yang bisa jadi lebih jelek dari orang itu. Bila seseorang memiliki sikap itu, mudah bagi diri untuk meneliti sifat dalam diri dan kemudian membersihkannya.

Wallahu a’lam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s