Orang yang peragu dan was was tidak wajib shalat

solat

huruf-b-mdanyak cara dan upaya setan untuk menguji konsentrasi seseorang dalam niatannya kepada Allah. Diantaranya adalah Dalam hal melakukan shalat, dimana kita sering ragu ragu apakah wudhu kita sudah benar sehingga dilakukan berkali kali atau tiba tiba ada keinginan untuk kentut. Bagaimana hal ini dijelaskan bahwa hal itu adalah tipu daya setan belaka.

Dengan perantaraan wudhu yang ragu ragu dan kentut itu, setan berupaya menghembuskan sikap ragu ragu dan was was dalam ibadah shalat tersebut.

Ada kisah dan hadist yang dapat dijelaskan terkait hal tersebut sebagai berikut:

Dalam suatu kisah diceritakan bahwa ada seseorang bertanya kepada ibnu Akil bahwa dirinya sudah mandi berkali-kali, namun dirinya masih belum yakin kalau sudah bersuci. begitu juga dalam berwudhu itu dilakukan pula berkali-kali dan dirinya masih belum yakin. Bertanyalah ia mengenai perihal ini kepada ibnu Akil.

Apa jawaban ibnu akil: “pulanglah kamu tidak wajib untuk shalat. Ia kaget mendengar itu. Kenapa ? tanya dia Kemudian ibnu Akil menguraikan hadis dan katanya : “tidak wajib shalat seseorang

  1. yang pertama, gila atau tidak waras sampai sadarnya,
  2. kedua tidur sampai bangunnya dan
  3. ke tiga anak kecil sampai akil baliknya.

Makin bingunglah ia mendengar penjelasan itu. “Lantas apa hubungannya?. katanya keheranan. Lanjut Ibnu Akil : “Maaf, kamu ini masuk kategori pertama yaitu tidak waras atau gila, karena sudah mandi dan wudhu berulangkali masih belum yakin kalau sudah suci, Karena itu saya persilahkan kamu pulang dan tidak perlu shalat.

Begitupula dalam shalat bila muncul keraguan karena kentut, itu juga cara setan untuk merusak shalat. Dalam hadis disebutkan bahwa yang dinamai kentut / buang angin itu jika sudah bersuara atau berbau, itulah yang dimaksud  batal, namun jika tidak ada tanda demikian teruskan saja, karena jelas bentuk tipu daya setan yang ingin merusak konsentrasi ibadah.

Dari abu Hurairah ra, ia berkata bahwasanya Rasulullah Saw bersabda: Jika seseorang diantara kamu menemukan sesuatu dalam perut, lalu ia meragukannya, apakah sudah keluar sesuatu itu dari perut atau tidak, maka janganlah sekali-kali keluar mesjid sehingga mendengar suara atau menemukan baunya (HR Muslim).

Wallahu a’lam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s