Bagi Zuhud Allah siapkan 2 pahala dan kecintaan dari sesama

Pengertian Zuhud, Dalil, Hikmah dan Contoh Zuhud

Dalam kitab Futuhul Ghaib Sheikh abdul Qadir Jailani disebutkan bahwa orang zuhud dengan sikapnya tidak cenderung terhadap bagian bagian duniawi, maka kepadanya Allah menjanjikan 2 pahala.

1.Pahala karena mengikuti perintah Allah

Pahala seorang zuhud yang diberikan Allah kepadanya karena kepatuhan dia dalam menjalankan perintah Allah. Perintah Allah diutamakan dari hawa nafsunya sendiri dalam mendapatkan bagian duniawinya. Itupun bagian duniawi yang diambil hanya sesuai jatahnya yaitu sekedar untuk melaksanakan perintah Allah.

Perbuatan ini akan memasukkan seorang zuhud sebagai golongan ahli hakekat dan wali Allah.

2. Pahala karena menuruti kehendak Allah

Pahala ini diberikan seorang zuhud dalam hal dirinya mampu mendapatkan bagian duniawinya dengan selalu  menyelaraskan diri dengan perbuatan dan kehendak Allah. Dengan kata lain dia hanya mengambil  bagian duniawinya yang seiring dan sejalan dengan takdir dirinya saja.  Dia hanya menuruti kehendak Allah kepada dirinya tanpa sedikitpun ada campur tangan hawa nafsunya.

Namun sejatinya seorang zuhud tidaklah selalu berharap pahala, karena kedudukan spiritual yang sudah tinggi setingkat wali. Dalam taraf ini perbuatan Allah telah menyatu dalam dirinya dan hawa nafsu telah mampu dilenyapkan. Ketaatan dalam beribadah bagi mereka hanyalah sebagai anugerah, nikmat dan kasih sayang  Allah kepadanya.

Sekalipun seorang zuhud tidak mengharap pahala sebagaimana orang orang menyebutnya. maka sebaiknya dijawab : Kau benar Saudara. Tetapi Allah hendak melimpahkan anugerah dan nikmatnya kepada orang itu. Dia hendak memeliharanya dengan lemah lembut, penuh kasih sayang, keridhaan dan kemulian. Hal itu tidak lain sebagai akibat usahanya yang mampu menahan dirinya dari hawa nafsunya, kepentingan atau tujuan pribadi terhadap bagian bagian duniawi.

Orang zuhud selain dicintai Allah dia juga di cintai manusia. Takkala segala kepentingan pribadinya telah dibuang dari dirinya, orang orang akan bersimpati kepadanya dan menyayanginya sepenuh hati. Bahkan setiap manusia akan menyayanginya, bersikap lemah lembut kepadanya serta memperlakukannya dengan baik.

Wallahu a’lam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s