shalat-1

Ibnu Athaillah

Nama-Bayi-Perempuan-Islami-Dari-Huruf-I-Beserta-Arti Ibnu Athaillah dalam kitab Al Hikam berkata :

Agar khusyuk, orang yang shalat harus tenggelam dalam NurNya, tanpa membedakan diri dan dzatnya (antara diri dan esensi dirinya). Bentuk shalat hanyalah gerbang menuju halaman kehadiranNya yang kekal.

Shalat merupakan karunia Allah dan dengan itu seseorang dapat membersihkan hati dari kotoran dosa dan pembuka pintu keghaiban. Shalat yang efektif terlepas dari alam kasat mata dan merupakan sebuah penegasan kembali hubungan total dengan Tuhan, setelah hati ternoda oleh cinta serta keinginan duniawi.

Karat hati hanya dapat dihilangkan dengan dzikir dan shalat. Setelah hilangnya karat itu, jendela-jendela ilham akan terbuka, dan cahaya-cahaya dari yang ghaib akan bersinar terpantul dari cermin hati.

Shalat adalah sarana bermunajat serta sumber penyucian. Luas didalamnya arena rahasia Allah, dan terbit darinya cahayaNya. Allah mengetahui adanya kelemahanmu, sehingga dia menyederhanakan bilangan shalat. Allahpun mengetahui kebutuhanmu pada anugerahNya sehingga Dia melipatgandakan pahalaNya.

Wallahu a’lam

 

Advertisements