25-sikaya

Dalam kenyataannya kalau ditanya tidak ada orang yang mau disebut miskin apalagi fakir. Semua orang ingin menjadi kaya berkecukupan yang dapat membeli apapun yang di mauinya.

Namun bila diamati kondisi kaya atau miskin seseorang ternyata berpengaruh terhadap kondisi pilihan mereka terhadap sesuatunya. Orang yang miskin akan sadar diri untuk tidak memiliki keinginan banyak karena kondisi keuangannya yang minim, mereka akan cenderung menjadi sederhana dan apa adanya.

Sebaliknya orang yang kaya dengan kondisi keuangan dan kemapanan ekonominya sudah tentu banyak memiliki rencana dan keinginan yang tiada habisnya untuk diwujudkannya. Dengan demikian pilihan hidupnya si kaya nyata akan berbeda dengan si miskin.

Pilihan si kaya dan si miskin ini telah diulas dalam kitab duratun nasihin yang menyebutkan ada 3 pilihan perkara bagi si fakir dan si kaya sebagai berikut :

Dari Syaqiq Az Zahid, ia berkata : Orang orang fakir dan orang orang kaya, masing masing punya pilihan 3 perkara, yaitu :

a. Pilihan orang Faqir

  1. Istirahatnya tubuh
  2. Ketentraman jiwa atau hati yang bersih dan
  3. keringanan dalam perhitungan awal

b. Pilihan orang kaya

  1. Keletihan tubuh atau suka berpayah payah
  2. Kesibukan pikiran atau hatinya, dan
  3. Beratnya hisab/perhitungan amalnya

Wallahu a’lam

 

Advertisements