Menangis-dalam-doa-2zz8jcb7f96g9k551imm80

Dalam kitab Imam Qurthubi disebutkan Al Qadhi Abu Bakar bin Arabi berkata:”Aku pernah melihat orang yang mencela tangisan dan berkata: “sesungguhnya tangisan adalah sifat orang orang yang lemah”.

Kenyataannya tidaklah demikian harus dilihat dulu menangisnya karena apa dan alasan yang mendasari perbuatan itu.

Padahal Nabi Saw memuji orang yang menangis. Beliau bersabda:

“Dan mata yang tidak tersentuh api adalah mata yang menangis karena Allah dan mata yang terjaga di jalan Allah”

Nabi Saw adalah orang yang paling mengetahui Allah adalah orang yang paling takut kepada Allah.

Oleh karena itu Rasulullah Saw bersabda:

“Demi Allah sesungguhnya aku adalah orang yang paling khusyuk di antara kalian dan yang paling mengetahui diantara kalian dengan apa yang aku takwakan.

Digambarkan lebih lanjut dalam suatu riwayat bahwa Nabi shalat dan didadanya ada suara mendidih seperti mendidihnya ketel karena menangis.

lalu bagaimana sahabat nabi ?

Imam Qurtubi menyebutkan bahwa sekumpulan sahabat dan dari sebagian tabi’in dijumpai dalam keadaan menangis di kala mengetahui kebenaran sebagaimana  Allah berfirman :

“Dan apabila mereka mendengar apa yang telah diturunkan kepada Rasul, kamu melihat mata mereka meneteskan airmata karena kebenaran yang mereka ketahui (Al Maidah :83)

Sahabat lain adalah sebagaimana Abu Bakar sebagai orang yang hatinya sangat peka, apabila ia membaca Al Quran maka ia menangis karena rindu dan takut.

Abdullah bin Umar adalah orang yang banyak menangis. Ia mengunci pintunya dan kedua matanya panas.

Imam Qurtubi lebih lanjut berkata: Allah memuji orang orang yang menangis didalam kitabNya dengan mengabarkan tentang para Nabi dan juga para wali:

“Sesungguhnya orang orang yang diberi ilmu sebelumnya apabila dibacakan kepada mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud. Mereka berkata: Maha suci Tuhan kami. Sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi” (Al Isra : 107-108

“Apabila dibacakan kepada mereka ayat ayat (Tuhan) yang maha Penyayang, mereka menyungkur sambil bersujud dan menangis (Maryam : 58)

Allah juga mengabarkan bahwa tangisan menambah mereka khusyuk dan orang orang yang diberi ilmu adalah mereka orang orang yang takut sebagaimana firman Allah :

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah dari hamba hambaNya hanyalah para ulama (Al Fathir:58)

Wallahu a’lam

 

 

Advertisements