Huruf dan angka dalam Al Quran.

Penjagaan Allah akan kemurnian Al Quran bukan atas ayat-ayatnya saja melainkan terhadap huruf dan tanda baca Al Quran. Huruf dan tanda baca bukanlah sebagai pelengkap dan pemanis atau hal yang imajiner dari Al Quran melainkan sudah pasti ada maknanya.

Isyarat/makna Huruf

Imam Gazali membenarkan hal ini bahwa setiap huruf dalam al-Quran memiliki malaikat penjaga Khadamul Malaikat.(1)  Dia juga  menyatakan bahwa tiap tiap  ayat, huruf dan tanda baca dalam al Quran  adalah terjaga dan mempunyai hikmah. (2) Huruf-huruf dalam al Quran adalah, Alif, lam, mim, ha, mim, kaf , ha, ya, ain, shad dan nun. Bahkan ada nama surat yang berupa huruf yaitu surat Qof (surat 50), Shad (surat ke 38).

Allah sendiri menyatakan makna / pemahaman membaca Al Quran bukan pada rangkaian kata atau kalimat yang dibaca, namun pada bacaan satu persatu hurufnya juga terdapat makna. Disamping makna juga tercermin pahala. Sebagai contoh pahala membaca Alif Lam Mim, maka pahalanya adalah Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf.

Dalam buku Ketuhanan, KH Haderani. Huruf dan angka juga memiliki isyarat atau pemahaman hanya bagi hamba yang dikehendaki Allah. Sebagai contoh dalam alfatihah, huruf akhir ayat-ayatnya juga memberi makna. yaitu Nun adalah huruf akhir pada ayat 2.4.5.7 dan Mim untuk ayat 1, 3 6. Nun adalah isyarat untuk Asma Allah atau Nur sedangkan Mim adalah isyarat atau tanda untuk Muhammad. Hal serupa juga terjadi dalam surat Yasin sebagai qolbi/hatinya Al Quran.

Ada lagi isyarat / makna mendapatkan pengertian Islam dengan melihat huruf hurufnya. Huruf Alif mengisyaratkan Allah yang menyebut dirinya Huwa bila Makhluk menyebutNya, Huruf Sin mengisyaratkan Sunnah atau ajaran Nabi Muhammad Saw yang bersendikan 3 hal yaitu Syareat, Tarekat dan Hakekat sementara Makrifat ada di huruf Lam Alif dan Mim sebagai Isyarat Kalimah Tauhid, La Ilaha Ilallah Muhammada rasulullah.

Syareat Tarekat dan Hakekat terhimpun dalam Makrifat, Bila salah satu sendi tidak ada berarti tidak melalui jalan Sin (ajaran Muhammad Saw), maka tidak akan mungkin merasakan Makrifat dan tidak diterima di hadiratNya.

Angka dan bilangan

Begitu juga dalam hal angka atau bilangan dalam keajaiban angka yaitu 19 yang banyak diulas. Allah menyebutkan tidak dijadikan bilangan itu kecuali sebagai penambah keyakinan dan keimanan bagi orang beriman dan pengingat bagi orang kafir. Bilangan itu juga merupakan perumpamaan adapun maknanya bergantung pada Allah kepada siapa yang dikehendakiNya untuk diberi petunjuk. (3).

Keunikan angka 19 juga terkait jumlah huruf dalam Bismillahirrahmanirahim. Bismillah yang mengawali semua surat terdiri dari 19 huruf, Jumlah surat 114 merupakan kelipatan 19 (19×6) dan Angka 19 menggambarkan angka 1 sebagai awal dan 9 sebagai akhir, sebagai konsep awalin dan akhirin segala sesuatunya. Keajaiban angka 19 ini diungkap oleh ilmuwan Rusia.

Dengan kecanggihan teknologi sekarang jumlah huruf Al Quran dapat mudah diketahui. Diketahui kemudian bahwa huruf terbanyak adalah tiga huruf utama yaitu Alim Lam Mim. Huruf terbanyak adalah Alif sebanyak 48.740, Lam sebanyak 33.922 dan Mim sebanyak 28.922.  Alif lam Mim adalah ayat pembuka surat al Baqarah, Ali Imran, Arrum, Assajadah, Luqman, Al ankabut.

Dalam kitab Duratun Nasihin, menarik apa yang disebutkan oleh Abdullah Ibnu Umar ra  yang mengaitkan kalimah Tauhid atau syahadat dalam menghitung huruf dan bilangannya pada keduanya.  Disampaikan bahwa Kalimah Tauhid itu juga sering disebut Kalimah Nur atau kalimah Taqwa dengan jumlah 24 huruf itu terbagi dengan baik masing-masing 12 huruf . (4)

La Ilaha Illallah rinciannya La (2), Ilaha (3), Illa (3) dan Allah (4) total 12 dan Muhammada rasulullah rinciannya Muhammad (4) rasula (4) dan Allah (4) total 12. Hal ini memberi isyarat selama 12 jam siang dan 12 jam malam hendaknya tiada putus untuk berdzikir/ mengingat Allah sebagaimana yang dilakukan seorang Ulil Albab dalam surat Al Imran : 191(5)

Selanjutnya bagaimana Al Fatihah ? Al Fatihah adalah Ummul kitab atau induknya kitab dan surat ini adalah yang paling banyak dibaca, terkait wajib dibaca dalam setiap rakaat shalat. Sehingga seorang Muslim paling tidak membaca 17 kali dalam shalat 5 waktunya sehari semalam.  (6) Al Fatihah terdiri dari 7 ayat dengan rincian ayat 1 (19 huruf ), ayat 2 (18), ayat 3 (13), ayat 4 (12), ayat 5 (19), ayat 6 (19) dan ayat 7 (44). sehingga total huruf dalam al fatihah adalah 144 huruf.

Bila dikaitkan dengan Syahadat, total huruf dalam al fatihah 144 huruf itu adalah kelipatan 12 x 12, dan bilangan 12 itu adalah jumlah masing-masing kalimah Tauhid yaitu La Ilaha Ilallah Muhammada rasulullah yang jumlah hurufnya 24.

Itulah keistimewaan Al fatihah dan kala disandingkan dengan Syahadat bila ditinjau dari jumlah huruf-hurufnya. Ini bukanlah otak atik angka atau huruf, dan terjadi kebetulan. Dan bagi sebagian orang memperhatikan huruf dan bilangan kelihatannya mengada-ngada disebutnya seperti pekerjaan menebak nebak.

Namun apapun bentuknya bila itu atau pengetahuan terkait huruf dan bilangan itu dapat menambah keyakinan dan keimanan maka hal itu tiadalah mengapa. Apalagi dengan itu dapat menimbulkan ketakjuban sebagai penambah keyakinan bagi orang beriman bahwa Al Quran adalah dari sisi Allah bukan Makhluk.

Masih ingat cara menghafal dikala waktu kecil untuk macam shalat dengan kata Islam yaitu dimulai I-sya, S-ubuh, L-ohor (tidak bgt tepat karena kata dzuhur) A-syar dan M-aghrib. sampai sekarang itu masih melekat bahwa Shalat adalah penting sebagai tiang agama Islam.

Sebagai kesimpulan terkait dengan huruf dan angka dalam al Quran, para ulama memberikan  kata kunci pada huruf-huruf dan bilangan  ini dengan menyebutkan adalah Allah yang mengetahui akan maksudnya, tetapi tidak menutup kemungkinan bila dibukakan oleh Allah dapat diperoleh gambaran dan isyarat maknanya sebagimana diuraikan sedikit / perumpamaannya diatas.

Wallahu a’lam

  1. Firman Allah: Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.(Al Hijr:9).
  2. Firman Allah: “Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) dengan benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui“. (Al-An’am ayat 115).
  3. Firman Allah :  Dan di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga). Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): “Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia. (Almudatsir : 30-31).
  4. Dalam kitab Duratun Nasihin, Abdullah Ibnu Umar ra berkata : kalimat La ilaha Illallah dan Muhammadar rasulullah terdiri dari 24 huruf. Malam dan siang juga 24 jam. Apabila seorang hamba mengucapkan kalimat ini dengan ikhlash pada saat sepi dan hening, maka Allah berfirman : Aku ampuni dosamu yang kecil maupun yang besar yang bersembunyi maupun yang nyata, yang disengaja atau yang tidak sengaja demi kehormatan kalimah ini (Hayatul Qulub).
  5. Firman Allah : (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.(Ali Imran 191)
  6. Sabda Nabi : Tidak pernah Allah menurunkan didalam taurat dan Injil seperti Ummul Quran (al Fatihah) (HR Hibban).  Begitu juga riwayat dari Said al Ma’alli ra berkata : Ya Rasul engkau tadi berkata nanti kuajarkan sebuah surat dalam Al Quran yang sangat agung, beliau menjawab : baiklah Alhamdulillahirabbilalamin. itulah 7 ayat yang di ulang-ulang turun dua kali dan itulah Al Quranul Adziem yang diturunkan kepadaku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s