Shalat sunat safar: dalil dan anjuran melakukannya

tour_img-152937-48

Shalat sunat safar adalah shalat sunah yang diakukan seseorang dikala akan keluar rumah untuk memulai perjalanan dan kala datang dari perjalanan.  Banyak yang mempertanyakan dalil dari shalat sunah safar ini, apakah tidak cukup kala bepergian dengan hanya membaca doa  saja.

Dalil shalat sunah safar

Berikut ini disampaikan beberapa dalil terkait shalat sunah safar tersebut.

1. Hadist

Rasullullah Saw telah memberikan tuntunan melalui perbuatan langsung beliau dikala bepergian dengan melaksanakan shalat safar tersebut. Hadistnya adalah sebagai berikut :

Abu Hurairah berkata: Rasulullah Saw bersabda: Apabila kamu keluar dari  rumahmu, maka shalatlah dua rakaat yang akan melindungimu dari keburukan. Dan apabila kamu memasuki rumahmu, maka shalatlah dua rakaat yang akan melindungimu dari keburukan

Dari kaab bin Malik, bahwa Rasulullah Saw, tidak datang dari perjalanan kecuali siang hari pada waktu dhuha, apabila beliau datang, maka memulai dari mesjid, lalu menunaikan shalat dua rakaat disana kemudian duduk disana.

Dari Anas bin malik Ra,Nabi saw bersabda: Seorang hamba tidak meninggalkan peninggalan pada keluarganya, yang lebih dicintai oleh Allah daripada shalat empat rakaat yang ia lakukan di rumahnya ketika mengencangkan baju perjalanannya

Dari Ustman bin Abi Saudah bahwa Nabi Saw bersabda: Shalatnya kaum yang selalu kembali dan berbakti kepada Allah, adalah dua rakaat, ketika kamu memasuki rumahmu dan dua rakaat ketika kamu keluar dari rumahmu.

2. Pendapat beberapa ulama

Imam Gazali

Dalam bukunya ihya Ulumuddin,  Imam Gazali menerangkan beberapa shalat sunah yang penting, beliau menyebutkan shalat sunah safar ini. Imam Gazali berkata:

Keenam, shalat dua rakaat ketika masuk rumah dan ketika akan keluar dari rumah, termasuk dalam makna shalat shalat tersebut, adalah setiap perkara yang dumulai dan memiliki nilai penting. Oleh karena itu telah datang kesunahan shalat dua rakaat ketika ihram, ketika memulai perjalanan dan shalat dua rakaat ketika kembali dari perjalanan didalam mesjid sebelum memasuki rumah, sebagaimana telah diriwayatkan dari perbuatan Rasulullah Saw.

Imam Nawawi Ra

Imam Nawawi menganjurkan pelaksanaan shalat sunah safar ini dalam perkataannya sebagai berikut:

Disunahkan bagi Musafir, ketika hendak keluar dari rumahnya, agar menunaikan shalat dua rakaat.

Shalat sunah safar sesuai uraian diatas menjadi penting dan relevan dalam kondisi saat ini. Seseorang yang melakukan perjalanan saat ini lebih rentan terkait dengan godaan dan bahaya serta keburukan yang mengintai dikala melakukan perjalanan.

Doa yang telah dipanjatkan dikala memulai perjalanan yang ditambah dengan shalat sunat akan menjadi afdol terkait kesadaran seorang mukmin yang selalu sadar akan kelemahan dan keterbatasan dirinya untuk kemudian menyandarkan sepenuhnya keselamatan dirinya hanya kepada Allah.

(diambil dari majalah Aula pada rubrik Aswaja oleh Ustadz Udrus Romli)

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s