Ali bin Abi Thalib Ra pun tidak mampu shalat dengan khusyuk

shalat_jamaah_getty_640_265

Kenapa kita harus shalat berjamaah? Karena rahasia shalat adalah khusyuk. Tapi tidak mungkin kita shalat khusyuk dalam 4 maupun 2 rakaat.

Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa, Sayyidina Ali bin Abi Thalib Ra. suatu hari melihat salah seorang sahabat yang sedang shalat. Melihat shalatnya yang tidak bagus Sayyidina Ali Ra. berkata kepada Rasulullah Saw.: “Wahai Rasulullah Saw. shalat apakah itu? Kok tidak menunjukkan khusyuk sama sekali.”

Lalu Rasulullah Saw. bersabda: “Wahai Ali, bisakah engkau shalat 2 rakaat dengan khusyuk?”

Dijawab: “Bisa ya Rasulullah.”

Kemudian Sayyidina Ali mengambil air wudhu. Selesai berwudhu, Rasulullah Saw. menyodorkan dua surban kepada Sayyidina Ali: “Wahai Ali, ini ada 2 surban, satu dari Irak dan satunya lagi dari Yaman. Aku kasih engkau surban dari Irak jikalau engkau berhasil shalat 2 rakaat dengan khusyuk!”

Telah diketahui bahwa surban Yaman kualitasnya lebih bagus daripada surban dari Irak. Surban Yaman terkenal lebih halus dibandingkan surban Irak.

Lalu Sayyidina Ali Ra. mulai melakukan shalat. Takbir, rukuk dan sujud pada rakaat pertama shalatnya Sayyidina Ali Ra. terlihat benar-benar khusyuk. Tibalah pada rakaat kedua, terlihat dalam rukuknya Sayyidina Ali Ra. lebih panjang dari rukuknya rakaat pertama. Kemudian diucapkan salam pertanda shalat selesai.

Rasulullah Saw. langsung menghadap Sayyidina Ali Ra. seraya bertanya: “As-aluka billahi ya Ali, aku bertanya kepadamu dengan nama Allah wahai Ali. Kenapa rukukmu pada rakaat kedua lebih panjang dari rukuk rakaat pertama?”

Jawab Sayyidina Ali Ra.: “Iya wahai Rasulullah. Saya teringat surban. Andai saja engkau memberikanku surban yang dari Yaman tentu lebih bagus dan Indah. Ini yang saya ingat waktu itu wahai Rasulullah.”

Lantas Rasulullah Saw. bersabda: “Makanya wahai Ali, tidak mungkin manusia dapat melakukan shalat 2 rakaat dengan khusyuk. Justru itu merupakan rahmat Allah bagi ummat Nabi Muhammad Saw. agar melakukan shalat berjamaah.”

(Petikan Taushiyyah al-Habib Saggaf bin Mahdi BSA di Singapura). via Ust. Sya’rony As Syamfuriy

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s