Abdullah bin Salam Ra semasa hidup sudah dijuluki ahli surga

abdulah_40

Dalam kitab al Lulu wal Marjan buku ke 2 dijelaskan mengenai keutamaan para sahabat nabi diantaranya adalah Abdullah bin Salam Ra. Beliau sudah disebutkan sebagai ahli syurga oleh Nabi Saw walaupun masih hidup. Kisahnya adalah demikian:

Saad bin abi Waqqash Ra berkata : Aku tidak pernah mendengar nabi Saw mengatakan terhadap orang yang masih berjalan dimuka bumi ini bahwa dia adalah termasuk ahli syurga kecuali kepada Abdullah bin Salam. Dan terkait Abdullah bin Salam ini turun ayat wa syahida syaahidun min bani Israil (HR Bukhari Muslim) Ayat tersebut terdapat dalam surat al ahkaf : 10

Firman Allah : Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapatmu jika Al Quran itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang saksi dari Bani Israil mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang tersebut dalam) Al Quran lalu dia beriman, sedang kamu menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”.

Dalam riwayat lain Qais bin Ubaid Ra berkata : Ketika aku duduk di mesjid Madinah tiba-tiba ada seseorang masuk mesjid, pada wajahnya tampak tanda khusyuk lalu orang-orang berkata : Itu orang ahli syurga. Kemudian ia beribadah biasa saja dengan shalat 2 rakaat yang ringan kemudian keluar.

Maka kemudian aku mengikutinya dan berkata kepadanya: “Ketika anda masuk mesjid, orang orang berkata bahwa engkau adalah ahli syurga”.   Abdullah bin Salam berkata: “Sebenarnya tidak layak seorang mengatakan sesuatu yang tidak diketahui dan akan saya jelaskan kepadamu mengapa julukan itu diberikan kepadaku”.

Lanjutnya : “Pada masa Nabi Saw aku pernah bermimpi, lalu aku ceritakan mimpiku kepada beliau. Mimpiku adalah aku seakan-akan berada dalam kebun yang sangat luas, indah dan hijau, ditengahnya ada tiang yang menancap kokoh ditanah, tinggi menjulang hingga kelangit dan dibagian atas ada pergelangan (tempat untuk berpegang), lalu aku disuruh naik”.

Aku menjawab : “Tidak bisa”. Namun tiba-tiba ada pelayan datang mengangkat bajuku dari belakang hingga aku terangkat naik dan berada dipuncak atas, lalu aku berpegangan kuat di pergelangan itu, lalu aku diperintahkan: Erat-eratlah kamu memegang pergelangan itu, lalu akupun terbangun. Saat terbangun itu saya menjumpai pergelangan itu ada ditanganku.

Maka mimpi itu aku ceritakan kepada Nabi Saw, maka sabda Nabi Saw: Kebun itu adalah agama Islam dan tiang itu adalah tiang islam dan urwah (pergelangan) itu adalah urwatul wutsqo (buhul tali yang kuat), maka anda akan tetap teguh berpegang kepada Islam hingga mati, ialah Abdullah bin Salam Ra (HR Bukhari Muslim).

Kisah ini memberi makna bahwa wajah seseorang membawa khabar akan kadar nasib seseorang (post saya terdahulu wajah memberi kabar, wajah penghuni surga dan neraka  dan kisah sandal yang membawa pemiliknya ke syurga) . Nabi Saw sebagai kekasih Allah sudah tentu memiliki kemampuan untuk melihat itu dan membaca isyarat Allah yang diberikan kepadanya untuk hal yang ghaib serupa itu.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s