Memaknai kembali arti Barokah

logo-sukses-berkah

Barokah kerap diartikan sebagai pemberian atau limpahan terkait standar kebahagian seperti rezeki, kekayaan, gaji yang besar, kesehatan, panjang umur, karunia anak yang sehat dan membanggakan dan lainnya.

Padahal nyatanya bukan itu arti barokah. Barokah adalah sesuatu pemberian yang mampu mengantarkan seseorang itu menjadi semakin dekat kepada Allah walaupun jalan yang dialami adalah hal sebaliknya seperti kemiskinan, sakit , dan keadaan jelek lainnya.

Ini ada tulisan dari Ustadz Ahmad Zainudin Lc perihal pengertian barokah itu. Barokah adalah kata sering diucapkan dan diinginkan oleh hampir semua hamba yang beriman, karenanya orang akan mendapat limpahan kebaikan dalam hidup.

Barokah bukanlah cukup dan mencukupi saja, tetapi barokah adalah ketaatan kita kepada Allah dengan segala keadaan yang ada, baik dalam keadaan berlimpah atau sebaliknya.

Jadi pada dasarnya barokah itu : Albarokatu tuziidukum fi thoah barokah menambah taatmu kepada Allah.

Dengan pengertian itu beberapa hal perlu dimaknai kembali sebagai berikut :

Hidup yang barokah bukan hanya sehat, tetapi kadang sakit itu juga barokah, sebagaimana Nabi Ayub As sakitnya justru menambah ketaatannya kepada Allah.

Barokah itu juga tak selalu panjang umur, ada yang umurnya pendek tetapi dahsyat taatnya layaknya Musab Ibn Umar.

Tanah yang barokah itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Mekah punya keutamaan dihadapan Allah dan tiada yang menandinginya.

Makanan barokah itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tetapi makanan itu mampu mendorong pemakannya menjadi lebih taat setelah memakannya.

Ilmu yang barokah bukan yang banyak riwayat dan catatan kakinya, tetapi yang barokah adalah yang menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya dalam beramal dan berjuang untuk agama Allah.

Penghasilan barokah juga bukan gaji yang besar dan bertambah, tetapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rizqi  bagi yang lainnya dan semakin banyak orang terbantu dengan penghasilan tersebut.

Anak-anak yang barokah bukanlah saat kecil mereka lucu dan menyenangkan atau setelah dewasa mereka sukses bergelar dan mempunyai pekerjaan dan jabatan hebat. Tetapi anak yang barokah adalah yang senantiasa taat kepada RabbNya dan kelak diantara mereka ada yang lebih shaleh dan tiada henti-hentinya mendoakan orang tuanya.

Semoga kita semakin semangat memahami hakekat kehidupan yang sebenarnya dengan senantiasa memohon keberkahanNya.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s